Categories: PEGUNUNGAN

Salurkan Rp 12 M untuk Bansos kepada Mama-mama Papua

NABIRE  Pemerintah Papua Tengah melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak Provinsi Papua Tengah menyalurkan bantuan sosial (Bansos) dalam rangka Pemberdayaan ekonomi masyarakat Provinsi Papua Tengah berupa usaha jual pinang, usaha jual noken, usaha Kios dan usaha jual sayur bagi Mama Papua sebesar Rp 12 Miliar.

Penjabat (Pj.) Gubernur Provinsi Papua Tengah, Ribka Haluk S.Sos., MM menjelaskan Pemerintah Provinsi Papua Tengah saat ini memiliki empat Satgas diantaranya Satgas stunting, Satgas pengangguran, Satgas pendalian inflasi daerah dan  Satgas kemiskinan ekstrem.

” Kerja nyata dari Satgas kemiskinan ekstrem adalah bantuan sosial kepada masyarakat yang mengalami resiko sosial seperti yang sedang kita ikuti bersama pagi ini, ” tutur Ibu Pj. Gubernur Papua Tengah di acara launching program Bansos di halaman Dinas Sosial, pemberdayaan perempuan dan anak Provinsi Papua Tengah, Rabu (18/10).

Haluk mengungkapkan, Bantuan sosial merupakan kegiatan bantuan pemerintah berupa uang, barang atau jasa untuk keluarga atau kelompok masyarakat yang tidak mampu.

” Tujuannya untuk memulihkan dan mengembangkan kemampuan seseorang dalam pengembangan ekonominya dalam mencukupi kebutuhan keluarga, ” ungkapnya.

  Menurutnya,Untuk melaksanakan program bantuan sosial di Papua Tengah,  pemerintah Provinsi Papua Tengah telah menyiapkan dana sebesar Rp. 15 Miliar lebih.

” Secara simbolis Ibu sebagai Pj. Gubernur akan salurkan bansos sebesar 12 Miliar lebih untuk 2.801 lebih orang untuk tahap pertama, ” kata Haluk.

Penerima Bansos tahap pertama di Kabupaten Nabire berjumlah 2.372 orang, Kabupaten Paniai 65 orang, Kabupaten Deiyai 97 orang, Kabupaten Dogiyai 72 orang, Kabupaten Intan Jaya 117 orang, Kabupaten Puncak Jaya 7 orang, Kabupaten Puncak 14 orang dan Kabupaten Timika 57 orang.

Pj. Gubernur Papua Tengah berharap, Masyarakat dapat menggunakan dana ini dengan baik dan berkelanjutan.

Sementara itu, Nenu Tabuni, S.Sos Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Tengah menjelaskan, Bantuan Sosial yang dilaunching Ibu Pj. Gubernur Papua Tengah akan ditransfer ke rekening penerima hari ini.

” Kami sudah bekerja sama dengan Bank Papua Nabire mengenai penyaluran dana ini ke masyarakat. Sehingga, Hari ini juga semua penerima yang bernomor rekening Bank Papua akan menerima transferan hari ini juga, ” jelasnya.

Untuk Penerima Bansos yang bernomor rekening bank Lain akan ditransfer juga dihari ini.

Ia berharap, Bantuan ini digunakan sebaik-baiknya untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

” Dana Bansos ini berasal dari Dana otonomi khusus. Kami harap mama-mama menggunakan dana ini memang untuk kepentingan keluarga dan usaha,” harapnya.

Mama Frederika Wabes , Penerima bantuan sosial dari Mama Papua penjual pinang mengucapkan Terimakasih kepada Pemerintah provinsi Papua Tengah dan Dinas Sosial Provinsi Papua Tengah yang sudah menyalurkan bantuan kepada mama-mama Papua.

” Ini sangat bermanfaat bagi kami. Bantuan ini juga kami akan gunakan untuk perbaiki ekonomi kelurga, ” ucapnya. (tft)

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Kendalikan Inflasi, Gubernur Instruksikan Enam Langkah

Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…

16 hours ago

Wali Kota Terima Aspirasi 314 K2 Asli Port Numbay

Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…

17 hours ago

Komnas HAM Tolak Draft RUU HAM

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…

18 hours ago

Warga Tak Perlu Lagi Bolak-Balik ke Pengadilan Untuk Sidang Adminitrasi Kependudukan

Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…

19 hours ago

Bentuk Staf Khusus Adat, Wali Kota Libatkan Para Ondoafi

Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…

20 hours ago

OAP Harus Jadi Pusat Utama Pembangunan

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…

21 hours ago