Categories: PEGUNUNGAN

Pananganan ASF di Jayawijaya Masih Tunggu juknis dari Pemprov Papeg

WAMENA – Terkait dengan adanya temuan virus African Swine Fever (ASF), yaitu penyakit yang menyerang ternak babi dan lebih dikenal sebagai demam babi Afrika yang ada di Jayawijaya dan ditemukaan oleh dinas Pertanian Provinsi Papua Pegunungan sampai saat ini belum ada petunjuk yang ditukan ke 8 Kabupaten untuk penanganannya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya Hendri Tetelepta mengaku desember lalu Dinas Peternakan Provinsi Papua Pegunungan sudah mengeluarkan informasi apabila di Jayawijaya sudah ditemukan adanya virus ASF, namun sampai sekarang pihaknya masih menunggu apa kebijakan dan tindak lanjut dari mereka.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya Hendri Tetelepta

“Kalau memang di Jayawijaya ini sudah ada ASF kita tunggu tindak lanjutnya seperti apa, apakah ada pembatasan, penghentian masuknya ternak Babi dari Luar Jayawijaya, karena sampai saat ini tidak ada,”ungkapnya jumat (17/1) di distrik Hubikiak.

Menurutnya sampai dengan saat ini pihaknya dari Kabupaten Jayawijaya masih menunggu bagaimana langkah penanganannya untuk virus ASF ini karena ang mengeluarkan juknisnya adalah  teman -hteman dari Provinsi Papua Pegunungan yang akan keluarkan, bagaimana juknis penanganannya.

“Apakah nanti ada pembatasan masuknya ternak babi di bandara Wamena, bagaimana dengan yang sudah terdampak ASF saat ini yang di8sebutkan kemarin, memang sudah disebutkan namun kita belum bisa ambil langkah karena tak ada petunjuknya,”jelasnya.

Ia juga memastikan setelah dilihat secara kasat mata naiknya ternak babi ke Wamena semakin banyak dari luar Papua, sekarang kalau sudah membicarakan jika di Jayawijaya ada ASF maka sekrang ini bagaimana dinas penernakan Provinsi Papua Pegunungan bisa melihat langkah penanganannya bagaimana.

“ini yang sampai saat ini kita belum mengetahui langkah penanganannya seperti apa, sebab kita tahu bersama jika kita di Jayawijaya dan seluruh Papua Pegunungan ternak yang paling banyak ditemukan adalah ternak babi, sekarang bagaimana kita melindungi ternak masyarakat kita dari serangan ASF,”bebernya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Jelang Piala Dunia, Waspadai Judi Bola Online

Namun di balik euforia tersebut, aparat kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak memanfaatkan momentum pesta sepak…

2 days ago

Wali Kota: Sekolah Negeri Dilarang Pungut Biaya Tambahan

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo kembali mengingatkan seluruh sekolah negeri di Kota Jayapura untuk…

2 days ago

Gubernur: Rumah Korban Kebakaran Dok VIII Akan Dibangun Kembali

Pemerintah Provinsi Papua akan segera mengambil langkah konkret guna membantu masyarakat serta mempercepat proses pemulihan…

2 days ago

Administrasi Belum Beres, MBG di Sejumlah Sekolah Dihentikan

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan masyarakat Indonesia, pasca pemecatan kepala BGN dan…

2 days ago

Soroti Menu MBG, Gubernur: Ikan Harus Jadi Prioritas!

Permintaan itu disampaikan Gubernur saat menyoroti pelaksanaan program MBG yang dinilai belum optimal memanfaatkan potensi…

2 days ago

Pedagang Diminta Kembali ke Dalam Pasar

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, kembali menyoroti masih adanya sejumlah pedagang yang berjualan di…

2 days ago