

PJ Bupati Jayawijaya Thony M Mayor, S.Pd, MM saat melihat bahan pokok yang dijual dalam pelaksanaan pasar murah di Distrik Asologaima, Sabtu (14/9) lalu. (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA – Setelah menggelar pasar murah di pasar Distrik Bolakme, Kini Pemkab Jayawijaya mengelar di pasar Kimbim Distrik Asologaima Kabupaten Jayawijaya.
PJ Bupati Jayawijaya Thony M Mayor, S.Pd, MM menyatakangerakan pangan murah atau yang lebih dikenal dengan nama pasar murah, dijual dibawah harga pasaran yang umum karena harga barang ini disubsidi oleh pemerintah daerah dan juga pemerintah pusat melalui program tol udara yang secara nasional dilakukan.
“Sebenarnya program ini sudah dilakukan beberapa tahun lalu hanya saja masyarakat di distrik dan kampung tidak pernah tahu dan mungkin hanya tahu jika program ini hanya dilakukan di Kota Wamena, padahal kita di Jayawijaya ada 40 Distrik dan Aslogaima salah satunya,”ungkapnya Sabtu (14/9 ) lalu.
Menurutnya untuk program tol udara ini Pemkab Jayawijaya telah menunjuk beberapa pengusaha putra daerah anak asli Baliem, agar sembako dan barang lainnya ini disalurkan ke masyarakat melalui mereka, pemerintah ingin memberdayakan anak Papua agar mereka bisa mengelola usaha atau dagangannya.
“Ini barang subsidi pemerintah sehingga harus dijual dengan harga murah, jangan bisnis karena pemerintah sudah subsidi oleh karena itu pemerintah akan melakukan evaluasi, sebab selain sembako ada juga bahan bangunan seperti semen juga di subsidi untuk membantu masyarakat, jangan barang yang subsidi jangan dijual mahal ,” tegas Thony Mayor.
Ia kembali menegaskan barang subsidi dari pemerintah ini harus menyentuh ke seluruh lapiran masyarakat, tidak hanya di Kota Wamena, namun harus tersebar di 40 Distrik 328 kampung dan 4 Kelurahan semua punya hak yang sama sebagai masyarakat Jayawijaya, oleh karena itu pasar murah ini dilakukan di pasar yang ada di distrik.
Di tempat yang sama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Jayawijaya drh. I Made Putra menyatakan Gerakan pangan murah ini di khususnya untuk masyarakat yang ada di Distrik Asologaima dan ini dilakukan untuk stabilisasi harga pangan serta pengendalian inflasi daerah mengingat kabupaten Jayawijaya inflasinya masih tinggi. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…
Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…
Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…
Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…