

Tampak kios tempat penjualan beras Bulog di Jalan Sulaweesi Wamena. Naiknya harga beras Bulog di pasaran mulai dikeluhkan warga. (FOTO: Denny/ Cepos )
WAMENA—Warga Jayawijaya mulai mengeluhkan kenaikan harga beras Bulog di pasaran, padahal selama ini beras dari Bulog cukup membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya, karena harganya cukup terjangkau.
Salah seorang warga Marice, yang ditemui di Jalan Irian mengakui, ada kenaikan harga beras Bulog di pasaran, dan kondisi ini memberatkan warga, khususnya dari kabupaten pemekaran yang biasa mendapat pasokan dari Wamena.
“Kita kebanyakan dari kabupaten pemekaran sering membeli beras dari Wamena, baik itu pedagang maupun masyarakat, kalau harga beras Bulog ini mulai naik, bagaimana dengan harga beras lainnya, pasti akan lebih naik lagi dan semakin memberatkan warga,” ungkapnya kepada wartawan di Wamena Senin, (15/8) kemarin.
Ia menegaskan, harga yang biasanya Rp 800 ribu sampai Rp 900 ribu ukuran 50 Kg, dn ini masih bisa dijangkau oleh masyarakat, namun saat ini sudah Rp 1 juta lebih untuk ukuran 50 Kg.
Secara terpisah, salah seorang pedagang Kios di Wamena, Yasril menyatakan sudah sebulan terakhir ini harga beras Bulog naik di pasaran Wamena, di mana tadinya untuk 50 Kg dengan harga Rp 700 ribu sampai 800 ribu, sekarang naik menjadi Rp 1.050. 000 sampai Rp 1,1 juta.
“Dengan kenaikan ini, kami juga harus menaikkan harga eceran per kilonya dari Rp 8000/Kg menjadi Rp 10.000/Kg dan kenaikan harga ini sudah berlaku selama 1 bulan,”bebernya.
Sementara itu Kepala Kantor Seksi Logistik Bulog Wamena, Riyadi Muslim ketika konfirmasi oleh Cenderawasih Pos melalui selulernya, belum dapat memberikan keterangan dengan alasan tidak enak badan atau kurang sehat melalui pesan singkat Whatsapp. (jo/tho)
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, diwarnai…
Di kawasan Ekspo dan Perumnas lll Waena, suasana memanas sejak siang hari saat massa aksi…
Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari mengatakan, korban meninggal dunia tersebar di tujuh kabupaten terdampak.…
Bupati Keerom, Piter Gusbager, bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81…
Mengusung semangat “Nusantara Baru, Indonesia Maju”, seluruh rangkaian peringatan berlangsung tertib, aman, khidmat, sekaligus penuh…
Bupati juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI,…