

Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi, SH. M.Hum bersama pihak terkait lainnya saat panen Bawang Merah di kebun percontohan Kodim 1702/ Jayawijaya.Tahun ini Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya akan mengembangkan Bawang Merah seluas 10 hektar. (FOTO: Denny/ Cepos )
WAMENA—Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Jayawijaya pada Tahun 2022 ini akan mengembangkan lahan perkebunan Bawang Merah seluas 10 hektar yang sumber annggarnnya dari APBN lewat Provinsi Papua.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Jayawijaya, Hendri Tetelepta mengakui, dari pemetaan wilayah yang ditetapkan oleh Kementerian Pertanian, Kabupaten Jayawijaya masuk dalam kawasan pengembangan cabai, bawang, kopi dan kawasan peternakan, khusus peternakan wam (babi).
“ Saat ini kita punya kawasan pengembangan Bawang Merah di daerah Pyramid dan itu sudah panen, namun kami akan kembangkan lagi 10 hektar yang dibiayai oleh APBN Tahun 2022 ini,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (14/4).
Ia menyatakan bibit, peralatan, pupuk semua itu dari kementerian, sedangkan Pemkab Jayawijaya hanya menyediakan lahan. Bantuan ini didapatkan dari Direktorat Tanaman Obat dan Sayur Kementrian Pertanian Republik Indonesia.
“Untuk lahan yang disediakan ini tersebar di beberapa distrik di Jayawijaya, tidak terfokus pada satu distrik saja, ini harus segera kita buka agar bantuan ini bisa diturunkan,”bebernya.
Kata Hendri, pengembangan bawang di Jayawijaya sudah dilakukan setiap tahun, Jayawijaya menjadi salah satu kawasan penghasil Bawang Merah yang ditunjuk dari Kementrian Pertanian, sebab Jayawijaya merupakan salah satu kawasan yang strategis untuk mengembangkan komoditi pertanian seperti Bawang Merah.
Sebelumnya Wakil Bupati Jayawijaya Marthin Yogobi, SH, M.Hum menyatakan, pemerintah menginginkan agar pengembangan Bawang Merah ini dapat tersebar di distrik dan kampung -kampung yang ada di Jayawijaya dan diharapkan masyarakat bisa mencoba mengembangkan komoditi ini.
“Tuhan sudah kasih kita tanah yang subur, sekarang bagaimana masyarakat bisa mengelola tanah itu dengan menanam komoditi yang menjadi bahan pokok masyarakat setiap hari, sama halnya dengan Bawang Merah yang selalu digunakan masyarakat setiap hari,”jelasnya.(jo/tho)
Kepala BBPOM Jayapura, Herianto Baan menegaskan bahwa langkah tegas ini diambil bukan semata-mata untuk…
Abisai menjelaskan, rapat tersebut merupakan tindak lanjut atas kelebihan salur dana kampung yang bersumber…
Ketua Kafilah MTQ Kota Jayapura, Abdul Majid, mengatakan proses pembinaan peserta dilakukan secara berjenjang…
Pemulangan personil Satgas Pamtas RI-PNG dari Yonif 711/RKS Palu dan Yonif 743/PSY Kupang menggunakan KRI…
Menjawab dahaga panjang reformasi peradilan tersebut, pemerintah secara resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor…
Menurut Andri, pelatih sebelumnya Rahmad Darmawan tampil cukup baik musim lalu. Mengantarkan Persipura hingga babak…