Categories: PEGUNUNGAN

Bertemu Timsel, Ini Aspirasi Pelamar Seleksi KPU Papua Pegunungan

WAMENA-Pembukaan seleksi calon anggota KPU Provinsi Papua Pegunungan di Jayapura, diminta ditutup dan dibatalkan. Pasalnya hal itu dinilai tidak etis dan menyulitkan pelamar yang ada di wilayah Lapago dari sisi persyaratan untuk mengikuti seleksi tersebut.

Hal ini disampaikan calon pendaftar kepada tim seleksi (Timsel) di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

“Yang menjadi pertanyaan untuk calon pelamar, mengapa Timsel membuka dua sekretariat, waktu pendaftaran dan persyaratan lain seperti SKCK dan surat kesehatan,” ungkap Naftali Pawaki salah seorang calon pendaftar saat melakukan pertemuan dengan Timsel di ruang rapat KPU Jayawijaya, Kamis (16/2).

Pawika menyebutkan DOB ini dibentuk dengan tingkat kesulitan yang tinggi serta diberikan untuk masyarakat Lapago. Oleh karena itu dengan pembukaan sekretariat di dua tempat seperti Jayapura dan Wamena, pihaknya meminta untuk menutup sekretariat yang ada di Jayapura dan hanya dibuka di Wamena.

“Kami minta sekretariat di Jayapura ditutup dan hanya di Wamena saja yang di buka, tidak ada dua sekretariat dalam Seleksi Anggota KPU Provinsi Papua pegunungan,”bebernya

Sementara calon lainnya Yanes Alitnoe menyampaikan dalam proses seleksi ini, sebaiknya Timsel lebih dulu melakukan sosialisasi. Sebab persyaratan yang diminta harus diselesaikan dengan batas waktu yang sudah ditentukan .

“Mungkin sebelum membuka pendaftaran ini Timsel lebih baik melakukan sosialisasi agar kami para pelamar bisa mengerti syarat dan ketentuan. Kalau seperti ini agar banyak pelamar yang belum paham,”tegas Alitnoe

Sementara pelamar atas nama Iswardi menyinggung Timsel soal waktu pelaksanaan dan persyaratan yang harus dipenuhi. Sebab ada beberapa yang harus diurus di Jayapura yang juga akan memakan waktu dalam tahapan seleksi ini.

“Salah satunya SKCK ini tak bisa dilakukan pengurusan di Polres Jayawijaya tapi harus di Polda Papua. Tentu ini tidak bisa sehari usai persyaratannya di masukan,”bebernya.

Hal ini tentu menghambat para pelamar di wilayah Lapago berkompetensi dalam seleksi anggota KPU Provinsi Papua Pegunungan. Karena waktu yang diberikan untuk seleksi ini tak bisa diefektifkan dan pelamar di Wamena yang merasa dirugikan. (jo/nat)

>>Pertemuan antara pelamar Calon anggota KPU Provinsi Papua pegunungan dan Timsel di ruang rapat KPU Jayawijaya, Kamis (16/2). (Foto:Denny/Cepos)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

ABR Kembali Pimpin Golkar Kota Jayapura, Target Pertahankan Palu DPRK

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi Partai Golkar untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menegaskan target…

25 minutes ago

Di Jayapura, Ribuan Masyarakat Antusias Hadiri Diskusi Publik Tentang PSN

Diskusi menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, Kepala Komnas HAM Papua…

4 hours ago

Bom Peninggalan Perang Meledak, Lima Orang Tewas

Menurut warga, kekuatan ledakan yang terjadi di pinggiran pantai ini terbilang sangat masif. Detik-detik mencekam…

10 hours ago

Pemkot Jayapura Raih Opini WTP ke-13 Kali dari BPK RI

Pemerintah Kota Jayapura kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam pengelolaan keuangan daerah dengan meraih Opini Wajar…

11 hours ago

BTM: Amankan Pemain Muda

Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano meminta kepada manajer klub Owen Rahadiyan untuk segera…

12 hours ago

Pipa Induk Patah Akibat Longsor, Distribusi Air PT AMJ Macet

Akibat kerusakan itu, pelayanan air bersih di Distrik Jayapura Utara, Jayapura Selatan dan Abepura terdampak…

13 hours ago