Categories: PEGUNUNGAN

Marak Aksi Demo, Aktivitas Masyarakat dan Perekonomian Daerah Terganggu

WAMENA – Maraknya aksi demonstrasi yang dilakukan sejumlah elemen masyarakat di Kota Wamena baru-baru ini membuat aktivitas publik terdampak.

Ya, selain sekolah dan perkantoran, sektor perekonomian dalam kota Wamena juga lumpuh, aktivitas pendidikan juga ikut terdampak karena banyak orang tua melarang anaknya ke sekolah setiap kali terjadi aksi karena trauma atas kericuhan yang kerap kali menghantui.

Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Ellopere, S.IP, M.KP mengimbau masyarakat agar tidak selalu memilih demonstrasi sebagai cara menyampaikan aspirasi. Sebab Pemerintah Daerah selalu terbuka menerima masukan kapan saja tanpa harus melalui aksi turun jalan, bisa datang dengan santun untuk menyampaikan aspirasi.

“Memang aksi-aksi ini sangat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama anak-anak sekolah. Saya berharap ke depan kalau bisa jangan lagi lakukan demo-demo. Silakan bentuk perwakilan atau tim, datang ketemu kami, sampaikan aspirasi secara santun,”ungkapnya Jumat (11/9) di Wamena.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah menutup diri dari kritik maupun aspirasi masyarakat. Pintu komunikasi selalu terbuka lebar tanpa perlu teriakan dan kericuhan yang berujung pada kerugian bersama

“Semua ada tempatnya. Mari kita salurkan aspirasi dengan cara yang baik, dan santun, karena pemerintah siap mendengarkan kapanpun dan dimanapun,” tegasnya,

Ronny Elopere juga mengimbau agar masyarakat memiliki kesadaran untuk tidak mengganggu aktivitas lainnya karena berdampak kepada pendidikan ekonomi yang justru merugikan masyarakat itu sendiri lewat aksi -aksi yang sering dilakukan untuk menyampaikan aspirasi.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Nasib RD di Persipura Belum Jelas

Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura hingga saat ini belum jelas, alias masih lowong. Tim berjuluk…

18 hours ago

Gubernur Singgung Soal Benalu yang Ambil Keuntungan

Fakhiri menyatakan mengetahui soal "permainan lama" tersebut. “Barang itu saya tahu, gubernur-gubernur terdahulu kan membuat…

19 hours ago

MRP Minta Kewenangan Pengelolaan SDA Jangan Semua Oleh Pusat

Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut amanat Pasal 20 ayat (1)…

20 hours ago

Rumah Dibangun Tahun 1921 Jadi Saksi Bisu Sebelum Indonesia Merdeka

PAPAN demi papan dilepas perlahan. Genting-genting tua diturunkan dari atap yang mulai rapuh. Beberapa warga…

21 hours ago

Kapolda: BKO Mabes Standby hingga Juli

Ia menjelaskan, keberadaan personel BKO masih diperlukan untuk mendukung upaya pemulihan keamanan pasca konflik yang…

22 hours ago

Gerayangi Murid, Oknum Guru Ngaji Diamankan Polisi

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MSB dikonfirmasi membenarkan laporan…

23 hours ago