Meski begitu, kami tetap menghimbau masyarakat dalam hal ini peternak babi untuk memutus matai rantai kematian ternak tersebut agar tidak merambah ke wilayah lain hingga menimbulkan kegurian bagi peternak di Jayawijaya.
“kami imbau agar warga tidak membawa atau menerima ternak babi dari lokasi kematian atau yang memiliki suspeck. Yang ke dua kita menyampaikan kepada mereka (peternak) untuk membatasi penggunaan bahan pakan yang bersumber dari sampah.”jelasnya
Untuk pesan yang ketiga ke tiga itu sanitasi kandang atau kebersihan kandang harus diperhatikan dengan baik agar ternak yang sehat tidak tertular dengan ternak yang sakit, oleh karena itu kemarin pihaknya ada memberi semacam desinfektan untuk mereka sanitasi kandang masing-masing peternak.(jo)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Kampung Koya Tengah, Yunike Rollo, menegaskan bahwa pemerintah kampung tidak hanya memberikan dukungan secara…
Banyaknya oknum yang memanfaatkan situasi konflik untuk melakukan penjarahan dan pencurian di rumah para korban…
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Jayapura, Papua menyebut bahwa produksi sampah di daerah…
Tim kebanggaan masyarakat Papua itu sedang menyiapkan skuad yang “mewah”. Sejumlah pesepak bola asal Papua…
epala Suku Wouma Kurima Hamzah Lantipo menyatakan usai konflik pada 15 Mei lalu selanjutnya tak…
Juru Bicara TNPB-OPM, Sebby Sambom, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim pembuat film dokumenter tersebut. Menurutnya,…