“Di distrik siepkosi kemarin itu yang lebih parah, karena kebakarannya itu kurang lebih hampir sekitar sepuluh hektar dan di situ kami kewalahan karena sumber air juga susah untuk didapatkan”bebernya
Ia melihat terutama dari pengalaman memadamkan lahan yang terbakar, rata -rata lahan ini sengaja di bakar oleh oknum masyarakat, sebab tak mungin terbakar secara alamiah karena panasnya tidak terlalu ini beda di tempat lain, opsi lainnya pembakaran lahan ini juga mungkin jadi satu budaya masyarakat untuk memita hujan,
“Kami melihat Karhutla ini dipicu dari pembakaran lahan oleh oknum warga secara sengaja, setelah dibakar lahan itu ditinggalkan sehingga api dengan mudah membesar dan menjalar ke lahan lain bahkan ke rumah warga,” tutup Kabid Damkar Pemkab Jayawijaya. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Keberagaman ini menurutnya harus dipelihara sebagai modal dasar untuk membangun tatanan sosial yang adil…
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan kasus tersebut bermula ketika korban…
Kejaksaan Negeri (Kejari) Merauke masih terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam program revitalisasi Universitas…
“Sebentar lagi selesai.” Kalimat ini mungkin sering muncul saat sedang mengerjakan tugas atau mengejar deadline.…
Usai melalui beberapa tahapan test yang dilakukan dari oleh pansel dan BKN, akhirnya Gubernur Papua…
Selama ratusan bahkan ribuan tahun, bumi dan laut telah menghidupi miliaran manusia. Lebih dari 17…