Categories: PEGUNUNGAN

Posko Tanggap Darurat Masih Tunggu Bantuan Bama

WAMENA – Posko Penanganan Bencana Banjir dan Longsor Pemkab Jayawijaya memastikan masih menunggu bahan makanan (Bama) yang telah dipesan sampai ke Wamena dan juga sumbangan -sumbangan dari semua pihak untuk disalurkan lagi kepada korban banjir.

Ketua Posko Penanganan Bencana Banjir dan Longsor Kabupaten Jayawijaya Ronny Elopere S.IP, M.KP sejak awal penanganan banjir dan longsor pemerintah sudah menjadikan ini perhatian dengan mengeluarkan status tanggap darurat dan membentuk tim penanganan serta sudah menyalurkan bantuan yang masuk.

“Berhubung SK Kami berakhir di tanggal 5 Mei kemarin dan Bama yang kemarin disalurkan juga sudah habis, maka sementara ini kami masih menunggu Bama yang Pemkab siapkan dan bantuan -bantuan dari semua pihak,”ungkapnya saat ditemui dikantor Bupati Jayawijaya Minggu (11/5) kemarin.

Menurutnya semua bantuan yang masuk nantinya akan dikumpulkan lebih dulu baru nanti disalurkan ke 31 Distrik yang terdampak banjir dan longsor sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan oleh masyarakat yang terdampak.

“Sementara ini bantuan yang sudah masuk itu dari PT Freeport Indonesia, IKEMAL, KKSS, mama -mama permerhati, adik -adik dari SMA Negeri 1 Wamena, itu dalam bentuk pakian layak pakai , Mie Instan, dan lain- lain karena sampai saat ini kami masih membutuhkan bantuan,”jelas Elopere.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Guru TK Didorong Jadi Pondasi Wajib Belajar 13 Tahun

Perayaan HUT Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) ke-76 yang dipusatkan…

23 minutes ago

KWI Soroti Luka Sosial Papua

Dalam seruan tersebut, KWI menilai situasi sosial di Indonesia menunjukkan adanya luka sosial yang semakin…

1 hour ago

Aktivitas Pelayanan Dipindahkan Ke Kantor Kelurahan Hinekombhe

Setelah dipalang aktivitas pelayanan Kantor Distrik Sentani untuk sementara dipindahkan ke Kantor Kelurahan Hinekombhe. Hal…

2 hours ago

Wamendagri: Data OAP Jadi Dasar Utama Kebijakan Otsus Papua

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…

1 day ago

Dua Warga Australia Divonis Lebih Berat dari Tuntutan JPU

Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…

1 day ago

Komnas HAM: Ada Pembiaran di Tambang Ilegal

Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…

1 day ago