Categories: PEGUNUNGAN

Di Wamena,  Sejumlah Jalan Raya dan Perumahan Tergenang Air Kiriman

WAMENA–Hujan deras yang terjadi di Wilayah Distrik Walaik, Napua dan Pelebaga menyebabkan sejumlah ruas jalan di Kota Wamena seperti Hom –hom, Jalan Irian Atas, Jalan Bhayangkara tergenang air. Selain menggenangi jalan raya, air kiriman dari Distrik Walaik, Napua dan Pelebaga ini juga menggenangi sejumlah rumah warga.

Kondisi ini juga diperparah oleh  Kali Baliem yang masih meluap, sehingga aliran air dari Kota Wamena susah keluar dan  alirannya kembali ke Kota, sehingga timbul banjir di beberapa titik. Ironisnya, banjir tersebut terjadi pada saat cuaca dalam kota Wamena tidak terjadi hujan. Air kiriman ini juga menggenangi APMS yang ada di Jalan Irian Atas.

Akibat dari banjir ini, masyarakat yang menjadi korban banjir mendatangi Kantor Otonom Pemda Jayawijaya guna meminta pemerintah daerah segera mengambil tindakan guna mengatasi banjir tersebut . Bahkan warga meminta jembatan di Jalan Bhayangkara Atas dibongkar.

Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE, MSi menyatakan, pihaknya sudah menurunkan alat berat ke Hom-hom untuk melakukan normalisasi aliran air,  namun di situ tempat pembuangan telah diperkecil dengan adanya pembangunan seperti rumah dan kandang Wam (ternak babi), bahkan dapur di atas drainase.

“Hal ini yang menyebabkan saluran air ini tersumbat dan akibatnya kalau hujan maka air ini tak bisa mengalir dan akan tumpah ke pemukiman warga yang lain,”ungkapnya Senin (13/3) kemarin.

Ia juga telah melakukan pembicaraan dengan warga yang memiliki kandang dan dapur di atas drainase untuk dibongkar agar segera dilakukan normalisasi.

“Sebelumnya ada penolakan, karena kita tahu warga yang tinggal di situ tak hanya dari Jayawijaya, tapi sudah campur, sehingga kita sulit, dulu petugas kita mau kerja, tapi selalu diancam,”bebernya.

Pihaknya memastikan, banjir ini terjadi karena saluran air atau drainase yang besar dari Honelama dan Sosial, kini  semakin kecil karena masyarakat bangun dapur dan kandang.

“Tadi  dari PU sudah survey, kalau kita bisa perbesar maka kita akan perbesar lagi supaya dampak banjir  tidak terjadi banjir lagi,”pungkasnya.(jo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: WAMENAJALAN

Recent Posts

Ancaman Keselamatan Juga Membayangi Warga Sipil Non-Papua

Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…

33 seconds ago

Komnas HAM Ingatkan Jangan Ada Operasi Tempur di Korowai

Warga di wilayah Korowai dilaporkan mengungsi ke hutan menyusul operasi gabungan TNI-Polri pasca pembunuhan delapan…

1 hour ago

44 Pendulang Dievakuasi

–Aparat gabungan TNI/Polri mengevakuasi sebanyak 44 pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri usai diserang kelompok…

2 hours ago

Pasukan Khusus Diturunkan ke Lokasi Penambangan

Selain menanggapi ancaman KKB, Yusuf juga menjelaskan perkembangan proses evakuasi para pendulang emas yang menjadi…

3 hours ago

Konflik Wouma Berakhir Damai, Dua Kelompok Patah Panah

Wakil Mentri Dalam Dr.Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang…

2 days ago

Pemkot Salurkan 111 Ekor Sapi Kurban

Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota Rustan…

2 days ago