

Gubernur Papua Pegunungan Jhon Tabo bertemu dengan Bupati Jayawijaya Athenius Murib di Posko penanganan bencana halaman kantor Bupati Jayawijaya Rabu (7/5) lalu (foto:Denny/Cepos)
WAMENA– Pemprov Papua Pegunungan menegaskan akan menolak dengan tegas program rumah susun apabila diberikan oleh pemerintah pusat, sebab bangunan ini dinilai tak layak dantak ada warga maupu ASN yang mau tinggal di tempat tersebut dan nantinya bangunan itu menjadi terbengkalai.
Gubernur Papua Pegunungan Jhon Tabo menyebutkan untuk rumah susun tak di terima di Provinsi Papua Pegunungan, kalau pemerintah pusat mau membantu perumahan masyarakat atau ASN mungkin harus per unit atau kompleks kopel ini yang bisa diterima.
“Tidak layaklah masa pedalaman begini kita membangun rumah susun, masyarakat mana yang mau tinggal disitu, pernah juga rumah susun itu dibangun di wilayah hom -hom namun tidak ada masyarakat yang tinggal disitu,”ungkapnya di kantor Bupati Jayawijaya jumat (9/5).
Menurutnya, Kalau membangun rumah susun hanya membuang uang, waktu dan tenaga, mending anggaran yang ada di berikan kepada pemerintah Provinsi Papua Pegunungan untuk membangun rumah masyarakat dan rumah ASN per unit.
“Tidak layak kalau membangun rumah susun, program itu kami tolak, kemarin dalam pembahasan sudah disampaikan, tapi saya katakan tidak, kami tidak terima rumah susun,”tegas Jhon Tabo
Page: 1 2
Barang bukti tersebut diamankan dari dua lokasi di Kota Jayapura dan satu lokasi di Merauke.…
Gugatan tersebut ditujukan terhadap Surat Keputusan (SK) Bupati Merauke, Provinsi Papua Selatan, mengenai proyek pembangunan…
Tim Persipura Jayapura resmi mendepak Andri Ramawi dari kursi pelatih kepala. Dua hasil kurang baik…
Kepala Distrik Bugi Mare Gombo menyatakan pemberian sanksi tegas atau denda adat ini dilakukan usai…
Tim Persipura Jayapura memulai kompetisi Championship 2026/2027 dengan kurang baik. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan saat ini sistem yang digunakan…