Categories: PEGUNUNGAN

RSUD Wamena Masih Berlakukan Pemeriksaan VCT Dengan Pola Konseling

WAMENA– Guna melakukan pendeteksian dini terhadap kasus HIV/AIDS di Jayawijaya yang kian tinggi, RSUD Wamena masih terus memberlakukan pemeriksaan Voluntary Counseling and Testing (VCT) atau serangkaian kegiatan konseling dan tes darah yang dilakukan secara sukarela untuk mengetahui status HIV seseorang, terhadap pasien dengan penyakit dan gejala tertentu.

Plt Direktur RSUD Wamena dr. Charles Manalagi, Sp.OG mengakui jika apabila berbicara terkait penyakit TBC, itu sangat dekat dengan HIV/AIDS, sementara untuk TBC ini dapat ditularkan melalui udara namun kalau kekebalan tubuh orang yang sehat akan segera mengalahkan kuman TBC ini.

“Kalau HIV/ AIDS itu menyerang sistem kekebalan tubuh sehingga penderitanya tidak bisa lagi menangkal virus yang ditularkan, sebenarnya tak mudah bisa tertulan TBC tersebut, namun kalau daya tahan tubuh kurang bisa mengakibatkan tertular, itulah pasien TBC dan HIV/ AIDS itu jadi satu,”ungkapnya Sabtu (11/1)

dr. Charles juga menjelaskan untuk pemeriksaan HIV/AIDS itu ada beberapa kreteria tertentu, sehingga tidak semua pasien diarahkan untuk pemeriksaan itu, pastinya pasien tersebut akan ditanya lagi mau untuk melakukan pemeriksaan atau tidak, serta tetap ada konselingnya yang dilakukan oleh petugas.

“Kalu sampai hasilnya positif, untuk menjelaskan kepada pasien harus dilakukan konseling lagi dan disampaikan secara pribadi kepada pasiennya, pasien yang positif juga punya haak untuk tidak memberitahukan keluarganya meskipun itu suami istri sekalipun,”jelasnya

Menurutnya, untuk pemeriksaan VCT memang dilakukan oleh RSUD Wamena, namun dilakukan dengan cara konseling secara khusus kepada pasien, dan membukakan statunya juga diarahkan melalui konseling, selama dilakukan pemeriksaan di RSUD Wamena ada yang positif.

“Kita lihat saja saat ini angka kasus HIV/ AIDS di Jayawijaya cukup tinggi namun kalau angka pastinya saya belum bisa sebutkan saat ini dan itu kebanyakan dekat dengan pasien yang TBC,”jelasnya

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Karantina Papua Tolak 14 Ton Daging Ayam dari Surabaya

Penolakan diambil setelah daging ayam tersebut terbukti tidak layak konsumsi akibat tingkat cemaran mikroba yang…

13 hours ago

Di Gudang Arang, 2 Kelompok Warga Kembali Saling Serang

Menerima laporan adanya perkelahian antar 2 kelompk warga di Gudang Arang tersebut, Patroli Ramadan langsung…

14 hours ago

Buka Peluang Investor Asing Garap Perikanan Papua

Menurut Philemon, Papua memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perikanan dan…

14 hours ago

Penyelundupan 925,38 Gram Ganja dari Distrik Tangma Digagalkan

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan B Saragih, SH, membenarkan adanya penyerahan narkotika yang…

15 hours ago

Setahun Kepemimpinan Gubernur, Komnas HAM Sampaikan Catatan HAM

Kepala Sekretariat Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengatakan catatan yang disampaikan berkaitan dengan…

15 hours ago

Bupati Biak Pimpin Rombongan “Belajar” Pariwisata ke Raja Ampat

Studi banding ke Raja Ampat dinilai sangat tepat, karena dinilai memiliki banyak kesamaan, baik dari…

16 hours ago