Categories: PEGUNUNGAN

Semester Pertama, Kasus Perceraian yang Masuk di PA 17  Perkara

WAMENA–Pada semester pertama dan memasuki semester kedua, jumlah warga yang terdaftar untuk mengajukan gugatan perceraian 17 orang di Pengadilan Agama (PA) Wamena.

Jumlah ini menurun jika dibandingkan pada semester pertama tahun lalu yang mengajukan perceraian 30 orang.

Humas yang juga Hakim Pengadilan Agama Wamena, Siswanto, SH ,MH  menyatakan, penanganan perkara di Pengadilan Agama Wamena meliputi perkawinan, perceraian, waris, infak, sedeqoh, pengangkatan anak dan dispensasi menikah. Sementara terkait penangan perkara  perceraian, sampai di awal Juli ini ada 17 perkara.

“Statistik perceraian di Pengadilan Agama tahun ini relatif menurun bila dibandingkan dengan tahun lalu, pada Juli itu 30 perkara cerai, untuk 2023 ini yang terdaftar 17 perkara , 13 dari Jayawijaya dan 4 dari Tolikara,”ungkapnya, Selasa (11/7) kemarin.

Ia mengakui, biasanya Pengadilan Agama itu turun langsung ke daerah –daerah untuk mengadakan sidang di luar gedung, kalau daerah yang biasa dilakukan sidang itu seperti Yahukimo dan Nduga, kalau Tolikara aksesnya masih bisa lewat jalan darat.(jo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: WAMENA

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

22 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

23 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

24 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

1 day ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

1 day ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

1 day ago