Categories: PEGUNUNGAN

Mulai Konsoludari Daerah Sinkronkan Program Pendidikan Dari Kemendikdasmen

WAMENA – Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Papua melakukan Konsolidasi Daerah Pendidikan Dasar dan menengah dalam rangkan memperkuat semesta dalam peningkatan mutu pendidikan di Provinsi Papua Pegunungan. Selasa (10/3).

Ketua Tim Advokasi Pemda BPMP Papua Sudarsono G.S M.Pd mengatakan untuk konsolidari daerah ini dilakukan di 4 zona, yakni di Papua, Papua Selatan, saat ini di Papua Pegunungan dan Papua tengah secara bersamaan, tujuannya adalah bagaimana bisa mensinkronkanprogram dari Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang ada di daerah.

Kata Sudarsono, dengan adanya LMA dalam kegiatan ini diharapkan mampu untuk mengakomodir program ini sampai ke pelosok, sehingga dalam kesempatan ini BPMP Papua didampingi langsung oleh Ketua LMA Lenis Kogoya yang sebulan ini telah keliling di seluruh Papua, agar program -program pendidikan dasar dan menengah yang dicanangkan di tahun 2026 ini bisa berjalan dengan sukses.

“Fokus kita adalah sekolah terintegrasi yang memang membutuhkan tanah yang luas, dan kita tahu dukungan LMA terhadap masyarakat pemilik hal ulayat ini sangat penting bagi kita di Kemendikdasmen,”katanya.

Di tempat yang sama Asisten III Setda Provinsi Papua Pegunungan Dr. Lukas w Kosay, SE, M.Si menyatakan, sesuai dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan khusus untuk pendidikan dan kesehatan itu di kedepankan, oleh karena itu, konsulidasi daerah ini sangat penting untuk Papua Pegunungan yang usianya masih relatif muda.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Provinsi Papua Pegunungan Simon Sembor menyatakan dengan konsulidasi ini dapat melihat masalah yang terjadi di seluruh Papua dan khususnya di Papua Pegunungan, saat ini kewenangan Dinas Pendidikan Provinsi sangat terbatas karena dengan adanya undang -undang 21 dan Peraturan Pemerintah 106 tentang kewenangan mengurus SMA sudah kembali ke Kabupaten.

“Sebagai Provinsi Baru kami punya tanggungjawab untuk melihat pendidikan secara keseluruhan di 8 kabupaten, untuk itu , dengan adanya kegiatan ini menjadi sarana untuk melakukan evaluasi dan kolaborasi hal -hal yang menyangkut pendidikan yang selama ini terjadi di Papua pegunungan,”bebernya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Kogabwilhan Klaim Lumpuhkan Sejumlah Tokoh TPNPB-OPM

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…

1 hour ago

Sinyal Revisi Aturan Dana Otsus Menguat di Forum Papua

Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…

10 hours ago

Massa Kedua Kelompok Terus berdatangan ke Wamena

Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…

11 hours ago

Polisi Tetapkan 9 Tersangka Kerusuhan di Stadion LE

Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…

12 hours ago

Tuntut Keadilan, IPMADO Beberkan Sejumlah Pelanggaran di Dogiyai

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…

14 hours ago

Pengunjung Beralih ke Kafe Pantai Holtekamp, Pemkot Cari Solusi Untuk Benahi

Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…

15 hours ago