Sementara itu Bupati Jayawijaya Athenius Murib, SH, MH mengatakan pemerintah Kabupaten Jayawijaya sudah menerima aspirasi dari kepala-kepala kampung dari 328 kampung dan perwakilanya sekitar tidak lebih dari 100 orang yang hadir, kalau yang perkenalkan bisa menghitung tidak lebih dari 30 yang di depan. Yang di belakang-belakang adalah supporter atau pendukung, intinya mereka menanyakan tentang pencairan dana kampung.
“Kami sampaikan bahwa SK mereka telah berakhir di 2024 dan itu belum ada kelanjutan. Jadi akan kita sedang rembuk dengan OPD terkait dalam hal ini, sebab untuk kepala kampung itu dari laporan DPMK Ada yang meninggal Belum terlapor. Kemudian ada yang sudah masa PJS-nya habis.”jelas Bupati
Ia juga menegaskanuntuk kepala kampung yang definitif telah berakhir di 2024 sehingga harus ada pembaharuan. Nanti Pjs berlanjut untuk disesuaikan dengan aturan pemerintah di mana mengacu kepada undang-undang.(jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurut Dr. Methodius Kossay, data OAP yang akurat dan valid memang sangat krusial dalam menentukan…
Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Jayapura Anitha Hening Yocku dalam keterangannya di Jayapura, Kamis,…
"Generasi muda Papua adalah aset penting bangsa. Kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk membimbing,…
Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius V.D.P Helan, memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama perayaan…
Menjelang perayaan Hari Raya Trisuci Waisak, umat Buddha di Kota Jayapura mulai sibuk bersiap. Vihara…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua mendistribusikan bantuan logistik ke Kabupaten Mamberamo Raya mengantisipasi…