

Kepala Kanwil Kementrian Hukum Provinsi Papua Anthonius Ayorbaba, SH, M.Si dipakaikan tas noken oleh salah satu mama -mama pengrajin Noken di Jayawijaya Senin (8/12) di halaman Kantor Bupati Jayawijaya. (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA – Kantor Wilayah Kementrian Hukum Provinsi Papua memastikan jika bakal melindungi semua hak kekayaan intelektual yang ada di Wilayah Kabupaten Jayawijaya baik itu komunal yang bersifat ekspresi budaya tradisional, pengetahuan tradisional, sumberdaya genetik dan potensi indikasi geografis.
Kepala Kanwil Kementrian Hukum Provinsi Papua Anthonius Ayorbaba, SH, M.Si mengakui jika untuk pentensi indikasi geografis satu -satunya komuditas unggulan kopi yang ada diatas tanah Papua yang sudah memiliki sertifikat indikasi geografis adalah Kopi baliem sehingga akan menjadi daya saing dan investasi daerah.
“Kopi baliem bisa menjadi sumber PAD untuk Kabupaten Jayawijaya sesuai dengan market yang sudah terbangun, baik ditingkat Internasional maupun tingkat nasional sampai di Tanah Papua, kopi -kopi lain di Papua belum memiliki sertifikat indikasi geografis, hanya kopi baliem,”ungkapnya di halaman Kantor Bupati Jayawijaya. Senin (8/12)
Kanwil Kementrian Hukum juga akan mendukung, karena sangat dipahami jika untuk membangun daerah diperlukan PAD, sehingga sumber -sumber PAD yang lainnya dari sisi Kanwil Hukum akan melakukan identifikasi untuk nantinya dilaporkan kepada pemerintah daerah.
Page: 1 2
Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura hingga saat ini belum jelas, alias masih lowong. Tim berjuluk…
Fakhiri menyatakan mengetahui soal "permainan lama" tersebut. “Barang itu saya tahu, gubernur-gubernur terdahulu kan membuat…
Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut amanat Pasal 20 ayat (1)…
PAPAN demi papan dilepas perlahan. Genting-genting tua diturunkan dari atap yang mulai rapuh. Beberapa warga…
Ia menjelaskan, keberadaan personel BKO masih diperlukan untuk mendukung upaya pemulihan keamanan pasca konflik yang…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MSB dikonfirmasi membenarkan laporan…