Dari kebenaran yang terkuak bahwa tak ada korban meninggal akibat kelaparan kata Esau Pemkab dengan sendirinya menutup atau tidak lagi berkomentar teralu jauh soal Amuma sebab taka da insiden kematian akibat kelaparan.
“Kami akan coba maksimalkan tenaga medis dari kampung masing – masing. Dan bantuan dari kementerian dan berbagai pihak kemarin sudah di droping semua. Yang jelas hingga kini di Amuma masyarakat masih berkebun seperti biasa, ada yang panen dan ada yang sedang menggarap lahan,” imbuhnya.
Esau juga meluruskan bahwa yang terjadi adalah masyarakat masuk ke hutan karena musim kelapa hutan dan biasa masuk ke hutan ini dilakukan selama 1 bulan sehingga aktifitas berkebun tidak terlalu intens akan tetapi ini juga tidak menimbulkan gagal panen apalagi kelaparan yang luar biasa.
“Jadi masyarakat banyak yang masuk ke hutan cari kelapa hutan dan tidak terlalu mengurus kebun cuma tidak ada kematian akibat ini,” tutupnya. (ade/wen)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
LBH Papua menilai operasi penyisiran aparat keamanan di sejumlah wilayah Kabupaten Dogiyai setelah peristiwa tersebut…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan,melalui Kasat Lantas Polres Jayapura AKP Robertus Rengil menjelaskan korban…
Lagi-lagi Kantor Distrik Sentani di palang oleh pemilik hak ulayat,mereka menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura harus…
Perkara yang menyeret mantan Bendahara SMA Negeri 4 Jayapura Parmi Milka Mugiutomo, sebagai terdakwa utama…
Pemerintah Kota Jayapura memastikan proses penertiban di Pasar Entrop yang dipimpin langsung Wali Kota Jayapura…
Pasukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Komando Wilayah XVI Yahukimo mengklaim telah…