Dari kebenaran yang terkuak bahwa tak ada korban meninggal akibat kelaparan kata Esau Pemkab dengan sendirinya menutup atau tidak lagi berkomentar teralu jauh soal Amuma sebab taka da insiden kematian akibat kelaparan.
“Kami akan coba maksimalkan tenaga medis dari kampung masing – masing. Dan bantuan dari kementerian dan berbagai pihak kemarin sudah di droping semua. Yang jelas hingga kini di Amuma masyarakat masih berkebun seperti biasa, ada yang panen dan ada yang sedang menggarap lahan,” imbuhnya.
Esau juga meluruskan bahwa yang terjadi adalah masyarakat masuk ke hutan karena musim kelapa hutan dan biasa masuk ke hutan ini dilakukan selama 1 bulan sehingga aktifitas berkebun tidak terlalu intens akan tetapi ini juga tidak menimbulkan gagal panen apalagi kelaparan yang luar biasa.
“Jadi masyarakat banyak yang masuk ke hutan cari kelapa hutan dan tidak terlalu mengurus kebun cuma tidak ada kematian akibat ini,” tutupnya. (ade/wen)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…
Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…
Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…
Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…
Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…
Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…