

Marthen Medlama (FOTO:Denny/ Cepos)
WAMENA–Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua Pegunungan, Marthen Medlama mengakui, pihaknya terkendala aturan untuk merekrut atlet berprestasi saat membela Papua pada PON kemarin.
“Kita tidak bisa rekut atlet anak wilayah Lapago yang sempat ikut PON kemarin karen terkendala aturan,”ungkapnya, saat ditemui di Lapangan Pendidikan Wamena, Sabtu (8/7).
Ia menekankan, rencana awal pemerintah Papua Pegunungan membawa 2-3 atlet dari beberapa cabang olah raga perseorangan dulu, yang penting bisa mengibarkan bendera.
“Atlet yang kemarin ikut PON dan berhasil mendapatkan medali emas itu merupakan atlet dari Papua Provinsi induk, kita tidak bisa menggunakan mereka lagi sebab ada edaran baru yang menyatakan apabila kita merekut mereka, harus ada administrasi dan lain sebagainya,”jelasnya.
Ia menambahkan, selama belum mengurus dan memenuhi administrasi perekutan atlet dari provinssi induk, maka tidak bisa merekut mereka dan mereka tetap terdaftar sebagai atlet dari Provinsi Papua.(jo/tho)
Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…
Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura berhasil mengungkap lima kasus tindak pidana narkotika jenis…
Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…
Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…
Selain itu, bermain sepak bola juga lazim dilakukan di berbagai lokasi terbuka, situasi yang menurutnya…