

Marthen Medlama (FOTO:Denny/ Cepos)
WAMENA–Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua Pegunungan, Marthen Medlama mengakui, pihaknya terkendala aturan untuk merekrut atlet berprestasi saat membela Papua pada PON kemarin.
“Kita tidak bisa rekut atlet anak wilayah Lapago yang sempat ikut PON kemarin karen terkendala aturan,”ungkapnya, saat ditemui di Lapangan Pendidikan Wamena, Sabtu (8/7).
Ia menekankan, rencana awal pemerintah Papua Pegunungan membawa 2-3 atlet dari beberapa cabang olah raga perseorangan dulu, yang penting bisa mengibarkan bendera.
“Atlet yang kemarin ikut PON dan berhasil mendapatkan medali emas itu merupakan atlet dari Papua Provinsi induk, kita tidak bisa menggunakan mereka lagi sebab ada edaran baru yang menyatakan apabila kita merekut mereka, harus ada administrasi dan lain sebagainya,”jelasnya.
Ia menambahkan, selama belum mengurus dan memenuhi administrasi perekutan atlet dari provinssi induk, maka tidak bisa merekut mereka dan mereka tetap terdaftar sebagai atlet dari Provinsi Papua.(jo/tho)
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian menjelaskan, perkara tersebut berawal dari pembangunan sarana dan prasarana Aerosport…
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolikara, Yulius, mengatakan saat ini pihaknya bekerja sama dengan VTE Aviation…
Kepala BKN Regional IX Papua Nur Hasan mengapreiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Biak…
Puluhan orang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Senin (21/9). Mereka…
Akses telekomunikasi di wilayah pelosok Kabupaten Keerom kini semakin terbuka lebar. Sebanyak 74 Base Transceiver…
Dalam arahannya, Noak Wasanggai menegaskan agar seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…