

Marthen Medlama (FOTO:Denny/ Cepos)
WAMENA–Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua Pegunungan, Marthen Medlama mengakui, pihaknya terkendala aturan untuk merekrut atlet berprestasi saat membela Papua pada PON kemarin.
“Kita tidak bisa rekut atlet anak wilayah Lapago yang sempat ikut PON kemarin karen terkendala aturan,”ungkapnya, saat ditemui di Lapangan Pendidikan Wamena, Sabtu (8/7).
Ia menekankan, rencana awal pemerintah Papua Pegunungan membawa 2-3 atlet dari beberapa cabang olah raga perseorangan dulu, yang penting bisa mengibarkan bendera.
“Atlet yang kemarin ikut PON dan berhasil mendapatkan medali emas itu merupakan atlet dari Papua Provinsi induk, kita tidak bisa menggunakan mereka lagi sebab ada edaran baru yang menyatakan apabila kita merekut mereka, harus ada administrasi dan lain sebagainya,”jelasnya.
Ia menambahkan, selama belum mengurus dan memenuhi administrasi perekutan atlet dari provinssi induk, maka tidak bisa merekut mereka dan mereka tetap terdaftar sebagai atlet dari Provinsi Papua.(jo/tho)
Dokter Tim Persipura, Benny Surapatty, menjelaskan bahwa MCU ini wajib dilakukan untuk memastikan kondisi fisik…
Lomba gerak jalan menyambut semarah Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten…
Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar Kegiatan Advokasi dan…
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua, L. Christian Sohilait mengatakan, realisasi anggaran sebesar 36 persen tersebut…
Angka tersebut jauh lebih sedikit dibangdingkan musim lalu yang mencapai 35 pemain dalam satu musim.…
Selain sebagai pusat pemerintahan, posisi strategis Jayapura membuat berbagai aksi yang digelar di kota ini…