

Marthen Medlama (FOTO:Denny/ Cepos)
WAMENA–Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua Pegunungan, Marthen Medlama mengakui, pihaknya terkendala aturan untuk merekrut atlet berprestasi saat membela Papua pada PON kemarin.
“Kita tidak bisa rekut atlet anak wilayah Lapago yang sempat ikut PON kemarin karen terkendala aturan,”ungkapnya, saat ditemui di Lapangan Pendidikan Wamena, Sabtu (8/7).
Ia menekankan, rencana awal pemerintah Papua Pegunungan membawa 2-3 atlet dari beberapa cabang olah raga perseorangan dulu, yang penting bisa mengibarkan bendera.
“Atlet yang kemarin ikut PON dan berhasil mendapatkan medali emas itu merupakan atlet dari Papua Provinsi induk, kita tidak bisa menggunakan mereka lagi sebab ada edaran baru yang menyatakan apabila kita merekut mereka, harus ada administrasi dan lain sebagainya,”jelasnya.
Ia menambahkan, selama belum mengurus dan memenuhi administrasi perekutan atlet dari provinssi induk, maka tidak bisa merekut mereka dan mereka tetap terdaftar sebagai atlet dari Provinsi Papua.(jo/tho)
Menurut RD, Manajer Persipura, Owen Rahadiyan telah menjalin komunikasi untuk mengadakan pertemuan tatap muka di…
Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan sejak hari pertama kejadian, 6…
Pelaksanaan tes akademik tersebut berlangsung di beberapa lokasi, di antaranya IPDN Papua, Ian Fattahul Muluk…
Berbeda dengan sekolah-sekolah di jantung kota yang memiliki ribuan murid, SMKN 8 Jayapura memiliki jumlah…
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan, kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh…
Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…