Dikatakan upaya pencegahan dan penanggunalangan stunting di Kabupaten Jayawijaya para ahli Kesehatan yang ada saat ini dapat membangikan wawasan dan pengetahuannnya terkait stunting dan factor -faktor resikonya sehingga dapat dipahami upaya pencegahan stunting yang dapat dimulai dari kesadaran akan pentingnya keluarga serta perawatan medis.
“perlu saya tekankan disini selain upaya pencegahan, kita juga harus memperhatikan aspek pengobatan dan aspek perawatan bagi anak -anak yang telah terlahir stunting, ketersediaan fasilitas Kesehatan dayang memadai dan petugas medis yang terlatih menjadi factor penting dalam memberikan perawatan yang tepat,” kata Sumule Tombo.
Ia juga menambahkan hal pokok yang dibicarakan dalam rembuk stunting diharapkan ada keterlibatan semua pihak dan perpartisipasi akti baik tim yang telah dibentuk , maupun seluruh stekholder yang telah bekerja keras dalam penanggulangan stunting di daerah ini.
“Perlu diingat stunting tidak hanya mempengaruhi kualitas hidup seseorang, namun juga berdampak pada pertumbuhan anak -anak, saya berhadap data dan informasi yang diterima bisa segera dilaporkan agar dapat mempanfaatkan untuk perencanaan dan penganggaran TA 2025,” tutupnya. (jo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Perayaan HUT Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) ke-76 yang dipusatkan…
Dalam seruan tersebut, KWI menilai situasi sosial di Indonesia menunjukkan adanya luka sosial yang semakin…
Setelah dipalang aktivitas pelayanan Kantor Distrik Sentani untuk sementara dipindahkan ke Kantor Kelurahan Hinekombhe. Hal…
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…
Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…
Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…