Categories: PEGUNUNGAN

Belum Semua Siswa SD Masuk Sekolah

SD YPPK Santo Yakobus Honelama Paling Sering Terdampak Dampak Konflik 

WAMENA – Usai menyepakati perdamaian antara dua kelompok masyarakat dari Kabupaten Lanny Jaya dan Kabupaten Nduga minggu  (6/10) kemarin, kini beberapa sekolah yang ada di Honelama dan Sinakma kembali beraktifitas seperti biasa.

Kepala Sekolah SD YPPK Santo Yakobus Honelama Wamena Maria Doreti Kusuma Prawati, S.Pd SD, M.Pd, menyatakan pasca bentrokan antara kedua kelompok masyarakat kemarin , kini pihaknya sudah aktif kembali melakukan aktifitas belajar mengajar di sekolah, namun yang menjadi kendala di hari pertama ini tak semua siswa masuk sekolah.

“Jadi hari ini kita sudah mulai aktif masuk sekolah, hanya saja volume siswanya yang belum masuk, sehingga sebagian kecil yang masuk sekolah dan itu merata dari kelas I sampai dengan kelas VI,”ungkapnya Senin (7/10) kemarin.

Maria juga mengakui jika, sebenarnya sejak hari Kamis (3/10) pekan lalu ia sudah meminta untuk kembali masuk sekolah, namun hanya guru yang hadir sementara untuk siswa tidak hadir, oleh larena itu ia mengintruksikan agar guru tetap masuk dan berapapun siswa yang datang ke sekolah harus diberikan pembimbingan dalam pembelajaran.

“Meskipun saya sudah keluarkan intruksi tersebut namun tak ada siswa yang hadir, oleh karena itu pada hari senin ini baru aktif meskipun siswanya tak banyak yang datang, jumlah siswa kami keseluruhannya mencapai 400 lebih dengan 13 ruang kelas,”jelasnya

Dikatakan sejak bentrokan antara dua kelompok masyarakat itu terjadi , sekolah ini tidak beraktifitas selama 6 hari,  ia juga mengimbau kepada orang tua siswa yang kemarin mungkin terdampak konflik kemarin agar anaknya bisa kembali masuk sekolah karena sekolah sudah aktif kembali untuk melakukan proses belajar mengajar.

Ia juga menambahkan wilayah dari SD YPPK Santo Yakobus Honelama ini sering kali terdampak konflik  sangat terganggu dan mempengaruhi aktifitas belajar mengajar di sekolah,  sebut saja ditahun 2023 tepatnya bulan februari ada konflik yang menyebabkan  sekolah harus meliburkan sementara siswanya sementara waktu.(jo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Dinkes Kabupaten Jayapura Perkuat Layanan Rujukan dengan Empat Rumah Sakit

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, mengatakan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura terus memperkuat…

49 minutes ago

Ada Yang Berjuang Puluhan Tahun Mencari Pekerjaan

Banyak anak muda akhirnya hanya membawa map lamaran dari satu kantor ke kantor lain tanpa…

2 hours ago

Jaga Kamtibmas, Polsek Kawasan Bandara Lakukan Sosialisasi

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Bandara Sentani IPTU Wajedi, didampingi Kanit Binmas AIPTU…

3 hours ago

Pemkot Bisa Beri Kebijakan bagi Wajib Pajak Selama Tidak Langgar Aturan

Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) menggelar tatap muka bersama para wajib pajak…

4 hours ago

Arthur Viera: Persipura Bukan Sekadar Klub

Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…

11 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

12 hours ago