Categories: PEGUNUNGAN

Siswa dan Guru SMA PGRI Palang Sekolah

*Minta Kepala Sekolah Diganti

WAMENA–Puluhan siswa dan guru SMA PGRI Wamena melakukan aksi demo dan memalang sekolah tersebut, Senin, (8/5), kemarin.

Dari pantauan Cenderawasih Pos, tampak para siswa membantu para guru memalang sekolah tersebut dengan menutup gerbang sekolah dan memasang spanduk yang bertulisan tuntutan mereka sebanyak 7 poin. Siswa dan guru tak mau dipimpin oleh kepala sekolah tersebut lantaran dinilai ada beberapa kecurangan yang dilakukan.

Tuntutan para siswa dan guru SMA PGRI Wamena tersebut antara lain, menggunakan tenaga siswa kelas XI SMA PGRI untuk asesment dengan janji uang pulsa, padahal dinilai bohong, kedua, menggunakan dana BOS tidak sesuai Juknis dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, ketiga, membayar dana PIP kelas XII baru 15 persen, sedangkan untuk kelas XI belum, padahal dana tersebut sudah dicairkan sejak Februari 2023 oleh kepala sekolah.

Tuntutan keempat, kepala sekolah dinilai tidak mengerti kurikulum dan managemen sekolah, kelima, kepala sekolah tak berkarakter sehingga berdampak buruk terhadap siswa, keenam, kepala sekolah dinilai tak krediber dan akuntabel terhadap guru dan siswanya, sementara tuntutan terakhir pengangkatan kepala sekolah melanggar anggaran dasar rumah tangga YPLP PGRI.

Siswa dan guru juga menuntut agar kepala sekolah SMA PGRI diganti atau mundur dari jabatannya, karena mereka tidak mau dipimpin oleh kepala sekolah yang saat ini menjabat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya, Natalis Mumpu, Amd, Sos, mengatakan, terkait dengan aksi demo dan pemalangan yang dilakukan oleh siswa dan guru dari SMA PGRI Wamena, laporannya telah sampai ke dinas, dan kepala sekolah dari sekolah tersebut sudah datang juga melaporkan masalah itu.

“Kami dari dinas sudah mendengar terkait aksi demo dan pemalangan SMA PGRI untuk tidak melakukan aktivitas sementara waktu, kami juga sudah menanyakan hal tersebut kepada kepala sekolah yang datang melaporkan hal tersebut,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos Senin (8/5) kemarin via telepon selulernya.

Natalis Mumpu menegaskan, Dinas Pendidikan sudah merencanakan untuk menyelesaikan masalah ini pada Jumat nanti, dengan mempertemukan siswa, guru dan kepala sekolah guna melihat permasalahan yang terjadi dan mencari jalan keluarnya yang bisa diterima oleh semua pihak, sehingga aktivitas di sekolah itu kembali seperti biasa.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA PGRI Wamena, Sri Agusty Sundari ketika dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya belum bisa memberikan keterangan melalui pesan singkat whatsap.(jo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: SMAWAMENA

Recent Posts

Nasib Rahmad Darmawan Ditentukan Pekan Depan

Menurut RD, Manajer Persipura, Owen Rahadiyan telah menjalin komunikasi untuk mengadakan pertemuan tatap muka di…

18 hours ago

Lagi, 7 Jenazah Korban Jembatan Roboh Ditemukan

Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan sejak hari pertama kejadian, 6…

19 hours ago

Polda Papua Pastikan Seleksi Bintara Polri Transparan

Pelaksanaan tes akademik tersebut berlangsung di beberapa lokasi, di antaranya IPDN Papua, Ian Fattahul Muluk…

20 hours ago

Siap Bentuk Mutiara Digital di Batas Kota, Melawan Keterbatasan dengan Prestasi

Berbeda dengan sekolah-sekolah di jantung kota yang memiliki ribuan murid, SMKN 8 Jayapura memiliki jumlah…

21 hours ago

Abisai Rollo : Keberhasilan Implementasi Otsus Diukur dari Dampak yang Dirasakan Langsung oleh Warga Papua

Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan, kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh…

22 hours ago

2027, Pemkam Holtekam Fokus Perkuat Ekonomi Masyarakat Berbasis Potensi Lokal

Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…

23 hours ago