

Staf Ahli II Bidang Kemasyarakatan, SDM, dan Pengembangan Otonomi Khusus Provinsi Papua Tengah, Ukkas, saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Otonomi Khusus dan Training of Trainers (ToT) Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah di Hotel Carmel, Jalan Trikora, Kelurahan Kalibobo, Nabire, Senin (6/7). (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)
Papua Sehat, Papua Cerdas, Papua Produktif
NABIRE – Implementasi Otonomi Khusus (Otsus) di Tanah Papua harus benar-benar berpihak kepada Orang Asli Papua (OAP) melalui kebijakan afirmasi, proteksi, dan pemberdayaan. Ketiga prinsip tersebut menjadi landasan dalam mewujudkan Papua Sehat, Papua Cerdas, dan Papua Produktif sebagai arah pembangunan di Papua Tengah.
Hal itu disampaikan Staf Ahli II Bidang Kemasyarakatan, SDM, dan Pengembangan Otonomi Khusus Provinsi Papua Tengah, Ukkas, saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Otonomi Khusus dan Training of Trainers (ToT) Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah di Hotel Carmel, Jalan Trikora, Kelurahan Kalibobo, Nabire, Senin (6/7).
Menurut Ukkas, Otonomi Khusus tidak hanya dipahami sebagai kebijakan atau dukungan anggaran, tetapi harus diwujudkan melalui keberpihakan nyata kepada Orang Asli Papua.
“Berbicara Otonomi Khusus itu ada tiga kata kunci, yaitu afirmasi, proteksi, dan pemberdayaan. Kalau tiga hal ini dipahami dengan baik, insyaallah Otonomi Khusus akan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, implementasi Otsus kini semakin diperkuat melalui perubahan Undang-Undang Otonomi Khusus, Peraturan Pemerintah Nomor 106 dan Nomor 107, serta Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Papua yang menjadi pedoman pemerintah dalam menjalankan program pembangunan.
Menurutnya, arah pembangunan tersebut difokuskan pada tiga prioritas utama, yakni Papua Sehat, Papua Cerdas, dan Papua Produktif.
“Kalau berbicara Papua Sehat, temanya bagaimana masyarakat dengan mudah mendapatkan pelayanan kesehatan, mudah menjangkau pusat-pusat pelayanan kesehatan, tersedia fasilitas kesehatan, dan tenaga kesehatan yang memadai,” jelasnya.
Selain sektor kesehatan, lanjut Ukkas, pemerintah juga terus memperkuat sektor pendidikan melalui Papua Cerdas agar setiap anak Papua memperoleh akses pendidikan yang layak dan berkualitas. Sementara melalui Papua Produktif, pemerintah mendorong masyarakat agar mampu membangun kemandirian ekonomi sehingga memiliki pendapatan yang lebih baik. (tft/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Bagi Kota Jayapura, keberhasilan Nelce bukan sekadar prestasi seorang pelajar. Ada nama sekolah, keluarga, Kota…
Ada yang berbeda dari launching Persipura kali ini. Untuk pertama kalinya, rangkaian launching akan digelar…
Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan…
Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 37.401 penerima bantuan pangan yang tersebar di 25 kelurahan dan…
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua bersama seluruh DPD PAN tingkat kabupaten/kota…
Status baru sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara…