

Minyak Tanah yang dijual secara enceran di beberapa kios yang ada dalam Kota Wamena Rabu (6/5) (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA – Harga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab harga Rp 125000 per 5 liter hingga saat ini masih belum turun namun semakin tinggi hingga mencapai Rp 130.000 per 5 liter di kios maupun dijual secara online lewat medsos Tingginya harga ini mulai dikeluhkan oleh masyarakat sebab minyak tanah merupakan prodak bersubdisi dari pemerintah dan tak pernah menjadi prodak industri sejak dulu hingga saat ini, namun untuk harga yang diterapkan para pedagang pengecer ini sangat jauh dari Harga Enceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah.
Dari data yang dihimpun media ini, Mitan ini dari Pertamina disalurkan melalui dua agen penyalur Wira Sembada Rama dan Sinta, sementara dari agen tersebut disalurkan lagi 312 Pangkalan yang ada di Jayawijaya dengan harga Rp 3200 per liter dan dari pangkalan itu harus menyalurkan kepada masyarakat dengan harga Rp 4000 per liter.
“Jadi dari PT Wira Sembada Rama memiliki 188 pangkalan, dan Sinta memiliki 124 pangkalan. Untuk jumlah kuota yang pada masing -masing pangkalan itu tergantung dari data kepala keluarga yang terdaftar sehingga kuota untuk 1 keluarga itu dijatah 10 liter dengan harga Rp 4000 per liter,”ungkap Branch Manager Pertamina Papua Pegunungan Andre Hausan.Rabu (6/5)
Bahkan Andre juga menyarankan kepada masyarakat untuk melaporkan pangkalan yang menaikan harga sepihak atau tidak menyalurkan BBM sesuai jumlah kuota yang telah ditentukan kepada masyarakat lewat nomor pengaduan yang telah di pajang di setiap pangkalan.
Sementara dari harga HET yang telah ditetapkan oleh pemerintah dengan jumlah kuota yang diterima masyarakat nampaknya tak seimbang, sebab banyak warga yang mengaku terkadang hanya mendapatkan hatah mitan di pangkalan itu 5-7 liter, sementara harga yang diterapkan juga berfariatif mulai dari Rp 5000-7500 Per liter.
Page: 1 2
Dijelaskan, selama ini, aktivitas parkir terus meningkat seiring bertambahnya kendaraan dan berkembangnya pusat-pusat perdagangan, perkantor
Bupati Jayapura Yunus Wonda sebelumnya telah menerbitkan imbauan agar peringatan HUT ke-81 RI tidak hanya…
Selama berada di lokasi KKN, para mahasiswa menjalankan berbagai program yang disesuaikan dengan kebutuhan…
Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., mengatakan program tersebut merupakan…
Para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai jenis narkotika yang beredar di masyarakat, di antaranya ganja…
Ia meminta OPD terkait segera melakukan pendataan dan penertiban pasar berdasarkan zonasi. Penataan harus…