Pastikan Aksi Saling Serang Tak Terjadi Lagi

Warga yang saling serang saat diamankan aparat kepolisian di ruas jalan Yos Sudarso Wamena Selasa (5/7) malam. ( FOTO: Denny/ Cepos)

WAMENA-Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen S.Sos, MM memastikan bahwa aksi  saling serang antara warga pada saat pelaksanaan penyelesaian masalah menemuan jenazah di Kali Uwe distrik Wouma tak terjadi lagi di masyarakat. 

   Menurut Kapolres,  aksi saling serang itu tidak meluas lagi, sebab ia memerintahkan kepada jajarannya untuk langsung mengambil tindakan melerai dan memberikan imbauan serta pembubaran masa yang ada di depan Polres Jayawijaya, karena merasa tidak puas dengan kesanggupan dari keluarga  teman minum dari korban.

   “Saling serang itu disebabkan karena mereka yang melakukan negosiasi denda adat dalam Polres ini tidak bisa semua diizinkan masuk, dan hanya perwakilan saja. Namun pada saat negosiasi berlangsung keluarga korban tidak terima kesanggupan dari keluarga rekan minum dari korban, dan mereka memberitahukan masanya yang ada di luar Polres Jayawijaya,”ungkapnya Kamis (7/1) kemarin.

   Usai mendapat laporan, lanjut kapolres, massa langsung melakukan pelemparan ke dalam Polres Jayawijaya. Bahkan ada anggota yang menjadi sasaran lemparan dari warga. Karena itu, Kapolres langsung memerintahkan jajarannya untuk memberi I  peringatan dan langsung melakukan pembubara. Tak hanya itu, dua kubu kembali melakukan aksi saling serang hingga menimbulkan korban luka dari kedua belah pihak.

    “Tak ada korban jiwa , hanya korban luka akibat dari saling serang yang dilakukan kemarin dan kami langsung meminimalisir agar agar masalah ini tidak meluas lagi ke masyarakat yang lain, dan kedua kelompok akhirnya bisa membubarkan diri,” kata Rumaropen.

   Ia juga menyatakan jika, masalah itu dipicu dari jumlah ternak babi dan uang yang diminta sebagai denda adat itu tidak bisa direalisasikan sehingga dari pihak korban merasa tidak puas dengan hal itu sehingga m,enimbulkan saling serang diantara warga.

   “Yang saling serang hanya keluarga korban dan keluarga dari rekan minum korban, tidak ada masalah yang lain dan sampai saat ini situasi Kota Wamena dalam keadaan aman dan kondusif serta semua berjalan seperti biasa,”tutupnya. (jo/tri)

newsportal

Recent Posts

Sejumlah Anak Terpapar, Merauke Berstatus KLB Campak

Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke menyatakan terjadi peningkatan kasus campak yang terjadi saat ini. Penyebarannya diduga…

5 hours ago

Tetap Percaya Diri Meski Mencatat hingga Menyapa Pelanggan Semua Lewat Layar

Keduanya adalah pasangan tuli yang kini tengah merintis usaha berjualan kopi di Kotaraja dalam tepatnya…

6 hours ago

Kapal Papua Baru Tenggelam di Pelabuhan Jayapura

Ia menjelaskan, Kapal Papua Baru bukan satu-satunya yang tenggelam di kawasan tersebut. Saat ini tercatat…

6 hours ago

Pomdam XVII/Cenderawasih Mulai Selidiki Tewasnya Kevin

Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Kevin Febrian Chen mengalami luka parah dan meninggal dunia…

7 hours ago

Kaya Akan Biodiversity, Upaya Pelestarian Perlu Dilakukan Secara Kolaborasi

Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil kajian mengenai biodiversitas Papua,…

8 hours ago

Kejagung Buka Peluang Periksa Kepala BGN Nanik Sudaryati

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan…

12 hours ago