Categories: PEGUNUNGAN

Terima Alat Baru, Hasil Perekaman E-KTP Jayawijaya Meningkat 1 Persen

WAMENA Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jayawijaya memastikan jika usai menerima Bantuan alat perekaman dari Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Dukcapil dan telah dioperaikan untuk melakukan perekaman di 25 Distrik saat ini mendapat hasil yang positif lantaran ada kenaikan jumlah warga yang melakukan perekaman 1 Persen dari Progres sebelumnya 30 persen

Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Jayawijaya Kenius Tabuni menyatakan saat ini ada kenaikan 1 persen dari perekaman yang dilakukan di 7 Distrik dari rencana awal 25 Distrik, sebab ditahun lalu perekaman yang dilakukan baru mencapai 30 persen, namun kini sudah mencapai 31 Persen.

“Perekaman kita di jayawijaya ini sebelumnya 30 persen, tetapi dengan adanya jemput bola ini naik lagi 31 persen, jadi sudah ada peningkatan,” ungkapnya rabu (4/10) kemarin

Menurutnya, pihaknya dari dinas dukcapil kabupaten jayawijaya sangat menyampaikan terima kasih setinggi-tinggi kepada provinsi Papua pegunungan dalam hal ini dinas dukcapil papua pegunungan yang mana memberikan bantuan alat perekaman untuk menunjang kegiatan kependudukan di wamena

“Dengan adanya bantuan alat ini kita mulai ambil langkah-langkah untuk turun lapangan dalam rangkah jemput bola perekaman di setiap distrik, Dalam tahun ini kita sudah berjalan 25 distrik dan sisanya tahun depan,”jelasnya

Kata Kenius, alat ini sangat membantu sekali, karena begitu lakukan rekaman di distrik langsung cetak hasilnya dan diserahkan kepada persangkutannya. Hasil outputnya di serahkan kepada pemohon atau masyarakat langsung di tempat, tidak perlu lagi mereka datang antri di kantor tetapi langsung terima hasilnya di tempat.

“Tahun ini kami sudah punyaalat jaringan sudah ada dan sebelumnya jarak jaringan dari alat perekaman itu sangat jauh oleh karena itu harus kembali ke kantor untuk melakukan pencetakan lagi,  tetapi sekarang sudah alat baru yang langsung bisa mengeluarkan hasil perekaman itu,”katanya

Ia melihat jika, alat ini sudah setting sedemikian rupa dengan jaringan internetnya, sehingga tidak perlu lagi kerja manual tetapi sekarang sudah secara online sehingga semua dokumen kependudukan itu langsung diproses dan terima di tempat, baik itu Kartu Keluarga, KTP, Akte Lahir, Perkawinan dan dokumen lainnya kecuali hanya kartu identitas anak  (KIA) yang belum bisa karena alat khusus.

“kalau KIA memang kami belum bisa proses dengan alat itu,namun jika tahun depan sudah ada lagi alat seperti ini untuk percetakan KIA maka tahun depan akan diproses juga ke distrik – distrik seperti saat ini,”ujarnya

Kenius memastikan jika dari 25 Distrik , 7 Distrik sudah layani dan 13 Distrik masih belum, itu dalam waktu 2 bulan akan turun sampai tanggal 6 desember 2023, setelah itu akan dilanjutkan dengan 15 distrik. Sebab dengan adanya pemilu serentak  tahun 2024 semua masyarakat memberikan hak pemilinya itu melalui E-KTP.

“bagi yang belum merekam segerah datang ke kantor atau ke distrik untuk lakukan perekaman. Dokumen kependudukan itu bukan hanya berlaku di Pemilihan saja tetapi semua. segala macam urusan itu menggunakan KTP sehingga semua masyarakat bisa melakukan perekaman.” Tutupnya (jo)

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos
Tags: WAMENAE-KTP

Recent Posts

Dituduh Mencuri Logistik, Seorang Pria Tewas Ditikam di Dermaga Pomako

Hanya berselang 15 menit setelah insiden, Tim Babat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika yang…

8 minutes ago

Setelah Pusat Giliran Daerah Sowan Sowanan

Kajati Papua Jefferdian mengatakan, pertemuan tersebut merupakan agenda silaturahmi yang secara rutin dilakukan secara bergantian…

37 minutes ago

Wamendagri dan Wamen PU Tinjau Infrastruktur Jalan hingga Embung Efata di Merauke

Peninjauan meliputi akses jalan menuju kawasan pusat pemerintahan Daerah Otonom Baru (DOB) Papua Selatan hingga…

1 hour ago

Awasi Transaksi Hakim, KY Kolaborasi dengan PPATK

enghubung Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia Wilayah Papua secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan…

2 hours ago

Tiga Kapal Nelayan Dilaporkan Alami  Musibah di PNG, Nasib Belasan ABK Belum Diketahui

Informasi yang diperoleh menyebutkan sekitar 18 ABK berada di tiga kapal tersebut. Dari laporan sementara,…

2 hours ago

Asosiasi 328 Kepala Kampung Diminta Tunggu Hasil PK

Wakil Ketua Komisi A DPRK Jayawijaya, Maximus Itlay,S.IP menyatakan setelah mendapatkan surat dari pimpinan DPRK…

3 hours ago