Categories: PEGUNUNGAN

Pertemuan dengan Guru Bahas TPP, Sertifikasi dan BOSDA

WAMENA –Pemerintah Kabupaten Jayawijaya kembali melakukan pertemuan dengan para guru dari tingkat TK, Paud, SD, SMP dan SMA. SMK guna membicarakan hak –hak para guru yang hingga saat ini belum jelas disampaikan sehingga menimbulkan adanya beberapa sekolah yang meliburkan siswanya lantaran tak ada pembayaran proses pembalajaran.

  Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, menyatakan jika masalah yang ada di Dinas Pendidikan tidak sama dengan yang ada di Dinas Kesehatan, dimana kalau untuk Dinas Kesehatan dan RSUD Itu dananya ada tidak diinput dalam APBD induk, namun untuk Pendidikan itu dananya ada hanya saja penyerapannya yang masih rendah.

“Sebenarnya untuk masalah di Dinas Pendidikan ini tak rumit karena dananya adadalam rekening kas daerah, yang menjadi masalah adalah penyerapannya dari sekolah –sekolah dan dinas pendidikan yang masih minim mengajukan permintaan kepada keuangan,”ungkapnya Rabu (4/10) saat melakukan pertemuan dengan guru  TK, Paud, SD, SMP dan SMA/SMK di gedung Bazda Yapis Wamena.

   Menurutnya Seperti untuk permasalahan pertama soal Tambahan Pengasilan Pegawai (TPP) ini tidak ada bedanya dengan Insentif, sebab ini hanya perubahan nama saja, TPP ini dibayarkan bersumber dari dana DAU agar semua guru bisa dibayarkan, kalau menggunakan otsus Papua hanya guru OAP saja yang menerima itu.

“Kalau kita gunakan otsus untuk membayar TPP maka guru Non OAP tidak akan mendapat tunjangan tersebut, sehingga pembayaran TPP ini menggunakan dana DAU dan syarat pembayaran itu adalah lembar kerja dan absensi, ini yang perlu diperhatiakn oleh pada guru karena diminta oleh pusat,”jelasnya

  Ia mengakui jika  karena menggunakan Dana alokasi Umum (DAU) maka harus mengajukan lembar kerja dan absensi di ke pusat lalu akan diberikan rekomendasi untuk membayar, uangnya ada di pemda Jayawijaya tapi dikendalikan pusat, sama saja ibaratnya lepas di kepala namun ekor di pegang,

“ kenapa tiap kali TPP terlambat karena memang harus ada rekomendasi dari pusat, mereka melihat besarnya, kalau kita terlalu besar pemerintah pusat salahkan, makanya kita gunana DAU untuyk membayar TPP dan Bukan menggunakan otsus,”kata Bupati Banua

  Untuk tunjangan sertifikasi guru, Lanjut Bupati Jayawijaya, ini sumber dananya dari pusat yang langsung masuk ke rekening bakap dan ibu guru, pemerintah kemarin berupaya untuk mendapatkan sertifikasi guru harus sarjana, dan untuk jayawijaya sudah ada 50an guru yang sudah wisudah S1, ia juga meminta kepada keada dinas untuk menyiapkan yang sisanya sebab ia sudah berbicara dengan rector uncen agar sisahnya diselesaikan dan dijadikan sarjana.

“tidak usah bapak /ibu kuliah seperti kemarin –kemarin harus ke Jayapura dan kalau ada guru yang tinggal 3 tahun mengabdi ini tidak bisa lagi untuk dikuliahkan sebab kalau wisudah langsung pensiun, sehingga kami minta kepada uncen untuk memberikan satu toleransi bagi yang sisa guru yang belum S1 untuk berkuliah tetap di Wamena,”bebernya. (jo)

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Dana Perawatan Nihil, Venue PON Papua Mulai Rusak

  Ia menjelaskan, venue peninggalan PON yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Papua tersebar di…

8 hours ago

10 Personel Luka-Luka dan 1 Unit Mobil Warga Rusak

  Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…

10 hours ago

Dari Rasa Gabut  dan Tanpa Kursus Khusus Bisa Hasilkan Karya Tepat Guna

Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…

11 hours ago

Ribuan Warga Binaan Dapat Remisi, 36 Orang Langsung Bebas

   Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…

12 hours ago

Kemerdekaan Harus Dirasakan Rakyat Papua

   Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…

13 hours ago

Beda Versi Polisi dan Mahasiswa

   Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…

14 hours ago