Categories: PEGUNUNGAN

Tugas Banyak Dikerjakan Ortu, Belajar dari Rumah Perlu Dievaluasi

WAMENA-Dinas Pendidikan menginginkan agar pelaksanaan pembelajaran dari rumah harus dievaluasi kembali. Sebab, kenyataan yang terjadi saat ini anak -anak banyak yang tidak mengerjakan tugas dan metode pembelajaran itu. Namun lebih banyak dikerjakan orang tua, hal ini tentu mempengaruhi pengetahuan dari siswa sendiri.

   Kepala Dinas Pendidikan Jayawijaya Natalis Mumpu menyatakan, meskipun baru menjabat sebagai kepala Dinas Pendidikan kabupaten Jayawijaya selama 2 minggu 3 hari,  ia menilai jika pembelajaran dari rumah ini hanya untuk zona 1 dan sebagian di zona 2, sementara untuk Zona 3 dan 4 itu pembelajaran tetap muka terbatas.

   “Selama ini yang saya lihat untuk siswa yang ada di Zona 1 dan sebagian Zona 2 itu belajar dari rumah meskipun diberikan modul tugas dari guru di sekolah, namun siswa tak pernah mengerjakan tugas itu kebanyakan dari orang tua, itu sebabnya sedikit kita bisa evaluasi antara pembelajaran dari rumah dan pembelajaran tatap muka,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos Sabtu (4/9) kemarin.

  Natalis juga menyatakan, evaluasi yang direncanakan ini untuk melihat kesiapan sekolah lagi ke depan seperti apa, apakah bisa melakukan belajar tatap muka terbatas atau tetap mempertahankan pembelajaran dari rumah tetapi metode gaun seperti apa. Sebab, jika orang tua yang mengerjakan tugas yang diberikan guru tanpa  diajarkan kepada anak maka sama saja tidak ada hasil yang dicapai dari siswa sendiri.

  “Kalau orang tua saja yang kerjakan, bagaimana anak bisa mengetahui  dan memahami materi yang diberikan guru, seharusnya orang tua bertugas mendampingi anak untuk menyelesaikan tugas -tugas yang diberikan, memberikan bimbingan agar anak bisa memahami materi yang diberikan,”jelasnya.

   Ia menilai jika selama ini pembelajaran dari rumah tidak banyak orang tua yang mendampingi anak menyelesaikan materi atau modul yang diberikan dari guru, anak -anak juga tidak pernah juga mengerjakan modul itu dan berharap orang tua yang selesaikan.

   Mumpu juga menyatakan jika metode seperti ini terus dipertahankan maka akan berdampak kurang efektif kepada siswa. Sebab dengan pemberian modul dari sekolah itu diharapkan orang tua bisa membimbing anak untuk menyelesaikan tugas-tugas itu. (jo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Theo: Tak Masuk Akal Orang Papua Sandera Orang Papua

Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…

1 day ago

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm bagi Perguruan Tinggi di Papua

   Merespon terkait dengan kasus tersebut​, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…

1 day ago

El Nino Kuat Bayangi Mimika, BMKG Peringatkan Asap Kiriman dan Gangguan Penerbangan

BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat…

1 day ago

Giliran Asap Negara Tetangga Resahkan Warga RI-PNG

Asap yang disinyalir dari kebakaran hutan dan lahan ini justru muncul dari arah negara tetangga…

1 day ago

Satpol PP Siagakan 10 Personel Amankan  Kantor Dinkes Merauke

Penempatan personel tersebut dilakukan menyusul persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan yang sebelumnya membuat aktivitas pegawai…

1 day ago

Melaju di Atas Aspal dari Malam Tembus Pagi, Terapkan Monitoring  24 Jam

Di tengah tuntutan pemenuhan  hidup, Komunitas Laskar Di Rantau (LDR) telah membuktikan bahwa keterbatasan dan…

1 day ago