

Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., didampingi Sekum PB PON XX Papua, Elia Loupatty disambut tarian adat Port Numbay saat tiba di lokasi kegiatan Gebyar PON Papua Sub Klaster Kota Jayapura. (FOTO: Ayu/Cepos)
JAYAPURA-Wali Kota Jayapura yang juga Ketua Sub PB PON Kota Jauapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., meminta, penyelenggaraan PON Papua khususnya di Sub Klaster Kota Jayapura dapat menjadi momen dalam meningkatkan perekonomian masyarakat pedagang asli Papua.
Hal ini disampaikan Benhur Tomi Mano (BTM) saat memberikan sambutan dalam Gebyar PON Papua Sub Klaster Kota Jayapura di Lapangan Karang Entrop, Japsel, Sabtu (4/9) lalu.
“Dalam Gebyar PON ini, saya minta para pimpinan OPD untuk membeli souvenir mama-mama pedagang Papua di tempat ini. Demikian, kita berkontribusi membantu perekonomian mereka. Mari kita beli souvenir yang dibuat sendiri oleh mama-mama Papua,” pinta BTM.
“Karena PON ini sekaligus menjadi momen luar biasa untuk meningkatkan ekonomi, khususnya bagi mama-mama pedagang asli Papua,” sambungnya.
Wali Kota BTM menyebutkan bahwa Gubernur Papua, Lukas Enembe telah mengukir sejarah dengan membawa penyelenggaraan PON di Papua. Oleh karenanya penyelenggaraan PON harus sukses.
“Gubernur telah mengukir sejarah dengan membawa penyelenggaraan PON di Papua. Untuk itu marilah kita sukseskan PON Papua yang mengangkat harkat dan martabat orang Papua di bidang olahraga,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Umum PB PON XX Papua, Lukas Enembe, SIP., MH., yang diwakili Sekretaris Umum (Sekum) PB PON XX Papua, Elia Loupatty menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas Covid-19 Provinsi Papua maupun Kota Jayapura yang telah memberikan izin untuk menyelenggarakan acara Gebyar PON Sub Kota Jayapura.
“Saya atas nama Ketua Umum PB PON ingin menyampaikan terima kasih kepada Satgas Covid-19 Provinsi dan Kota Jayapura yang memperkenankan acara pada malam hari ini dapat terlaksana. Semoga kita tetap sehat dan PON Papua sukses,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Elia Loupatty menyampaikan bahwa nanti Presiden Joko Widodo sendiri yang akan menetapkan jumlah kuota untuk menonton di venue pertandingan.(gr/cr-265/nat)
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…
Merespon terkait dengan kasus tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…
BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat…
Asap yang disinyalir dari kebakaran hutan dan lahan ini justru muncul dari arah negara tetangga…
Penempatan personel tersebut dilakukan menyusul persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan yang sebelumnya membuat aktivitas pegawai…
Di tengah tuntutan pemenuhan hidup, Komunitas Laskar Di Rantau (LDR) telah membuktikan bahwa keterbatasan dan…