

Warga Merauke yang membludak saat mendaftar sebagai relawan. Di hari terakhir itu, warga membludak. Meski panitia tak henti-hentinya memberikan imbauan namun kerumuman tak dapat dihindarkan. (FOTO: Sulo/Cepos )
MERAUKE-Masyarakat Merauke yang ingin berpartisipasi sebagai relawan dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Cluster Merauke tidak menyia-yiakan untuk mendaftarkan diri ke panitia penerimaan relawan yang berlangsung di halaman GOR Hiad Say Merauke.
Di hari terakhir pendaftaran tersebut, Sabtu (4/9), warga Merauke yang datang membludak, sehingga kerumunan tidak dapat dihindarkan lagi. Ketua Bidang IV SDM Sub PB PON Cluster Merauke Drs Ramadayanto, MM sata dihubungi Cenderawasih Pos, Minggu (5/9) mengaku jika pihaknya belum menghitung berapa orang yang sudah mendaftar.
“Kita belum hitung berapa jumlah yang mendaftar sampai hari penutupan. Karena teman-teman menerima pendaftaran sampai tadi malam, dan semuanya terlihat lelah karena dari pagi sampai malam melayani pendaftaran tanpa istirahat sehingga belum dilakukan perhitungan secara keseluruhan,’’ tandas Ramadayanto.
Namun lanjut Ramadayanto bahwa total kuota yang diberikan oleh PB PON XX Papua untuk cluster Merauke adalah sebanyak 2.000 relawan. Dari 2.000 relawan tersebut, dibagi untuk khususnya Orang Asli Papua (OAP) Marind sebanyak 1.000 orang, kemudian untuk KNPI sebanyak 500 orang OAP dan masyarakat nusantara . Lalu untuk kelurahan, konsumsi, panguyuban, dan untuk IT sebanyak 500 relawan. “Mudah-mudahan kuota kita ini sudah terpenuhi,” katanya.
Sebab, lanjut Ramadayanto, tidak ada perpanjangan pendaftaran relawan tersebut. ‘’Pendaftarannya hanya 2 hari saja yang dimulai sejak Jumat. Jadi tidak ada perpanjangan,’’ terangnya. Salah satu syarat utama yang harus dipenuhi pendaftar harus sudah divaksin minimal sekali. (ulo/tri)
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…