

Para pendemo yang tergabung dalam Forum Pemuda Peduli Pembanghunan Papua saat melakukan aksi di halaman Kejaksaan Tinggi Papua di Jayapura, Jumat (2/8). (Gamel Cepos)
JAYAPURA – Persoalan pembangunan Gereja GKI Betania Ware, Kabupaten Waropen yang kini ditangani Kejaksaan Tinggi Papua mendapat catatan dari Forum Pemuda Peduli Papua. Puluhan pemuda pada Jumat (2/8) siang kemarin mendatangi kantor Kejati Papua dan menyampaikan sejumlah pernyataan sikap.
Intinya mereka meminta penyidik kejaksaan tetap objektif dengan kasus ini. Pernyataan sikap tersebut adalah pertama, Forum Pemuda Peduli Papua menolak dengan tegas kelompok kelompok yang melakukan politisasi di media dan dikalangan masyarakat menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Waropen Tahun 2024.
Kedua, gedung Gereja GKI BETANIA Waren di Waropen telah selesai dibangun dan digunakan sebagai gedung utama dalam pelaksanaan Sidang Sinode GKI XVIII di Tanah Papua Tahun 2022, ketiga, berdasarkan surat klarifikasi pemerintah deaerah Kabupaten Waropen nomor 150/46/I/Set/2024.
Perihal tanggapan terhadap permintaan klarifikasi prosedural pembayaran hibah pemerintah kabupaten waropen kepada Panitia Sidang Sinode XVIII GKI di Tanah Papia dan pembatalan naskah perjanjian hibah daerah telah dilampirkan.
“Lalu ada surat klarifikasi BP AM Sinode GKI Nomor: 293/E- 40.2/VIII/2024 sehingga kami meminta penyidik Kejaksaan Tinggi Papua untuk bersikap netral dan objektif dalam melihat setiap persoalan yang berkaitan dengan upaya pemberantasan korupsi di Tanah Papua,” kata Jansen Kareth, Sekretaris Forum Pemuda Peduli Papua dalam orasinya.
Lalu poin keenam adalah terkait intruksi Kejagung RI Nomor 6 Tahun 2023 untuk menunda pemeriksaan dugaan tindak pidana korupsi peserta Pemilu 2024. Menunda proses pemeriksaan, baik dalam setiap tahap penyelidikan maupun penyidikan, terhadap penanganan laporan dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan para peserta dalam kontestasi pemilu 2024.
“Sekali lagi kami meminta pihak kejaksaan bisa memahami instruksi ini agar tak menimbulkan gejolak di bawah,” tambahnya.
Setelah membacakan penyataan sikap, pihak kejaksaan melalui Kasi E Kejati, Togi Sirait menyampaikan akan meneruskan pernyataan sikap tersebut ke pimpinan. “Mereka (Forum Pemuda Peduli Papua) juga sudah dijadwalkan untuk bertemu Kajati dan itu sudah terjadwal,” singkat Togi. (ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…