

Imunisasi campak dan pemberian vitamin A kepada anak –anak pada saat penanganan KLB oleh Pemkab Jayawijaya dari 16 sampai 23 Juni kemarin. (FOTO: Denny/ Cepos)
WAMENA–Sebanyak 4.783 anak telah mendapatkan imunisasi Campak sejak penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak di wilayah ini dari 16 sampai 23 Juni kemarin.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawjaya, dr. Willy. E Mambieuw, SpB menyatakan, imunisasi ini masih terus dilakukan sampai dengan saat ini di seluruh Puskesmas yang ada.
“Kita masih terus melanjutkan imunisasi ini dengan memberikan tanggung jawab kepada Puskesmas apabila jumlah sasaran mereka per distrik itu belum terpenuhi, itu tetap dilanjutkan dan dilaporkan ke Dinas Kesehatan,”ungkapnya, Selasa (4/7), kemarin.
Selain imunisasi Campak, juga ada pemberian Vitamin A warna merah sebanyak 4.393, sedangkan Vitamin A warna biru 115, proses pemberian vitamin ini juga masih berjalan sampai saat ini dan dilakukan di Puskesmas.
Ia memastikan, status KLB Campak ini belum dicabut oleh pemerintah daerah, karena ini merupakan angka komulatif dari Mei 5 kemarin.“Status KLB ini belum dicabut, nanti kalau ada penurunan dari laporan setiap Puskesmas baru kita laporkan kepada pemerintah daerah agar status itu dicabut, sampai saat ini teman –teman di Puskesmas masih terus bekerja dan laporan itu tiap hari diberikan ke kita,”tutupnya. (jo/tho)
Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…