Categories: PEGUNUNGAN

Rusun Pemkab Jayawijaya Akan Diresmikan 8 Oktober

WAMENA – Pemkab Jayawijaya melalui dinas Pemukiman dan Perumahan memastikan jika pada 8 oktober ini bakal meresmikan rumah susun  (Rusun) yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat kepada pemkab Jayawijaya yang diperuntukan untuk ASN Pemkab Jayawijaya yang belum memiliki rumah.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Jayawijaya Edison Wetipo mengakui jika untuk rusun ASN kabupaten Jayawijaya, proses sampai hari ini 100 persen sudah selesai dikerjakan  dan tanggal 8 Oktober ini rencananya akan diresmikan dan mulai dihuni oleh 44 ASN yang telah mendaftarkan dirinya untuk mendapatkan rumah tersebut.

“Untuk bangunan rusun sudah dipastikan rampung sekarang kita akan persiapkan untuk peresmian yang rencananya akan dilakukan pada 8 oktober mendatang, dimana bangunan yang dibangun ini ada tiga lantai dengan jumlah 44 kamar,” ungkapnya.

Ia  juga memastikan jika  bangunan tiga lantai yang terletak di kampung Musaima Distrik Hubikiak diperuntukan ASN yang tidak punya rumah, dan dari dinas perumahan dan pemukiman sudah mengambil data ASN yang telah mendaftar untuk mendapatkan rumah tersebut.

“Setelah peresmian  ASN yang sudah terdaftar itu langsung bisa masuk rusun tersebut. ASN lain sudah masuk jadi mereka masuk ini hanya bawa selimut dan peralatan dapur tetapi semua peralatan lainnya sudah kami isi.”kata Edison Wetipo

Edison juga menyatakan rumah diberikan langsung ke ASN di Pemkab Jayawijaya tanpa ada syarat selama mereka masih bekerja dilingkungan pemkab Jayawijaya, sebab bantuan ini akan menjadi Aset pemerintah daerah kabupaten Jayawijaya kedepannya.

“Untuk data-data yang masuk dirusun ini kami minta ke masing-masing OPD dan kepala OPD yang serahkan untuk kita isi untuk satu OPD itu dua orang. Ini kami lakukan karena selama ini banyak ASN yang tidak punya rumah dan masih tinggal di kos-kosan,”bebernya.

“Bantuan ini awalnya dari usulan DPR RI kepada pemerintah pusat  dan disetujui sehingga pemerintah Jayawijaya membebaskan lahan 2 hektar senilai Rp 1,9 Miliar pada tahun 2021 lalu, oleh karena itu kita akan coba untuk minta lagi bangunan yang sama,” tutupnya. (jo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga

Meski sama-sama gagal melangkah ke final, duel ini diprediksi tetap berlangsung sengit. Prancis ingin menutup…

4 hours ago

Wamendagri Ribka Haluk Ingatkan Papua Selatan Hindari Silpa Dana Otsus

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengingatkan Pemerintah Provinsi Papua Selatan agar mengoptimalkan penggunaan…

4 hours ago

Dinilai Tidak Transparan, Ajak Masyarakat Papua Bergerak

  Aksi ini dilakukan pasca-sidang lanjutan gugatan terhadap Bupati Merauke terkait rencana pembangunan jalan akses…

5 hours ago

Tinjau Wilayah Operasi di Papua, Astamaops Kapolri  Tekankan Pendekatan Humanis

Sejumlah pejabat teras Polri turut mendampingi Fadil, di antaranya Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol.…

5 hours ago

KPK dan Kejati Papua Perkuat Sinergi Cegah Korupsi

   Menurut Setyo, pendekatan pencegahan menjadi prioritas utama karena dinilai lebih efektif dalam membangun tata…

5 hours ago

Jaga Biosekuriti, Karantina Papua Tengah Awasi Pengeluaran 604 Ton CPO ke Surabaya

Kepala Karantina Papua Tengah Anton Panji Mahendra mengatakan, pengawasan dilakukan sebagai bagian dari tugas Barantin…

6 hours ago