

Pelayanan di resepsionis Swiss-belhotel Jayapura, Rabu (2/10) kemarin. (foto: Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Badan Pusat Statistik (BPS), mencatat tingkat hunian kamar baik hotel bintang maupun non-bintang alami peningkatan.
Seperti yang diungkapkan, Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana H. Caroline, menurutnya tingkat hunian kamar hotel bintang di Papua selama Agustus 2024 mencapai 48,91 persen atau naik sebesar 9,59 persen dibanding bulan sebelumnya yang sebesar 48,91 persen.
“Tingkat penghunian kamar adalah perbandingan antara banyaknya malam kamar yang dihuni dengan banyaknya malam kamar yang tersedia, ” kata Adrian kepada Cenderawasih Pos, Rabu (2/10) kemarin.
Diakuinya, Tingkat penghunian kamar (TPK) mengindikasikan berapa persentase kamar yang terpakai dibandingkan dengan kamar yang tersedia.
Melalui TPK juga menggambarkan potensi ketersediaan akomodasi pada suatu wilayah, dimana akomodasi itu sendiri merupakan salah satu faktor penting daya tarik wisata selain objek wisata dan sarana transportasi di wilayah.
Selain hotel bintang, peningkatan juga terjadi pada kelas hotel bintang dua, tiga dan bintang empat. Dimana masing-masing sebesar 4,34 persen dan 13,36 persen, dan 9,70 persen. Sementara pada kelas hotel bintang satu mengalami penurunan sebesar 5,35 persen. (ana/fia)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Ia menjelaskan, venue peninggalan PON yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Papua tersebar di…
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…
Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…
Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…
Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…
Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…