

Dua Pesawat komersil bersiap untuk terbang dari bandara Wamena usai memuat penumpang Jumat (1/8) (foto:Denny/ Cepos )
WAMENA – Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas I Wamena memastikan akan mulai melakukan pembenahan terhadap bandara Wamena yang dimulai ditahun ini hingga nanti ditahun 2026 mendatang, karena sangat disadari Jayawijaya menjadi Ibukota Papua Pegunungan sehingga harus diyakini akan menjadi daerah tujuan dari masyarakat yang diluar sana.
Kepala UPBU Wamena Fitrajaya Siwu menyatakan mulai dari tahun ini hingga tahun depan pihaknya akan melakukan pengembangan bandara Wamena, dimana untuk tahun ini yang akan dikerjakan kurang lebih adalah pelebaran apron, peningkatan daya dukung dari runway agar pesawat besar bisa mendaratdi bandara Wamena.
“Untuk menentukan pesawat besar bisa masuk tak hanya panjang dan lebar dari apron yang menentukan saja namun juga lancasan pacunya juga menentukan pesawat itu bisa mendarat,”ungkapnya jumat (1/8) di bandara Wamena.
Menurutnya, saat ini perpanjangan bandara yang ada di wilayah Kama Wamena belum selesai dikerjakan dan baru persiapan tanah dasar dari landasan pacu, sehingga ada material tanah yang sengaja di timbun disamping itu akan digunakan untuk melakukan penimbunan Air streetnya nanti.
Page: 1 2
Kasus ini mencuat setelah pihak keluarga membuat laporan yang diwakili oleh Relawan Teras Peduli ke…
Menurut Thomas, pandangan yang disampaikan Komnas HAM merupakan isu yang sangat penting dan krusial dalam…
Dan kali ini bukan menjadi hal mengejutkan jika PDIP menolak program pemerintah pusat yakni Makan…
Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…
Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…
Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…