Sementara itu, Kapolres Puncak, Kompol I Nyoman Punia mengatakan bahwa sudah barang tentu sebagai aparat keamanan, pihaknya mengakui belum bisa melayani semua keingingan masyarakat sepenuhnya.
Kapolres menyebutkan masih banyak kekurangan. Untuk itu, sebagai mewakili jajaran Polri dirinya meminta maaf. Namun pihaknya akan tetap berupaya melaksankan tugas dengan baik.
“Ke depan kita tidak bisa berlengah-lengah lagi, karena di depan kita sudah menunggu agenda pesta demokrasi yaitu Pilkada. Apalagi sudah ada pengalaman lalu yang buruk di Puncak. Untuk itu, Polri-TNI dan pemerintah daerah, siap mengamankan proses Pilkada tahun 2024,” tegasnya.
“Tentunya TNI-Polri terbatas dari sisi personel, sehingga kami berharap semua komponan masyarakat bersama-sama menjaga kondisi keamanan, supaya bisa kondusif dalam proses maupun pelaksanaannya,” tutupnya.
Di tempat yang sama, Dandim 1717/Puncak, Letkol Inf. Nidio Aprilio juga menyampaikan selamat atas HUT ke-78 Bhayangkara. Dandim mengatakan soal kondisi keamanan di Kabupaten Puncak, sampai saat ini sangat aman karena kerja sama yang solid.
Dirinya mengakui semua bisa bekerja sama yang baik, bersatu menciptakan keamanan yang kondusif, dalam menyongsong pesta demokrasi Pilkada.
“Kita sudah lakukan upaya-upaya dan TNI akan selalu memback up Polri dalam hal keamanan. Kodim dan Satgas-satgas akan selalu berkolaborasi demi keamanan di Kabupaten Puncak. Terutama dalam pesta demokrasi Pilkada yang sudah ada di depan mata,” pungkasnya.(Diskominfo Puncak/nat)
Page: 1 2
Rumah yang dipindahkan umumnya berupa rumah panggung berbahan kayu. Bangunan ini dirancang tanpa menggunakan paku,…
Selain berfungsi sebagai alat pemantauan, pemasangan CCTV juga diharapkan menjadi langkah strategis dalam mencegah meningkatnya…
Dari hasil pengawasan, kosmetik tanpa izin edar alias ilegal menjadi yang paling banyak ditemukan di…
Wakil Gubernur Papua Aryoko AF Rumaropen di Jayapura, Sabtu, mengatakan RPJMD merupakan dokumen strategis yang…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH , MH menyatakan hari ini bisa dilihat bersama panen ubi…
Ribuan umat Katolik, biarawan, dan biarawati dari empat dekanat di dua provinsi Papua dan Papua…