

Pemuda Papua Pegunungan memberikan pernyataan sikap dan draf perlindungan budaya kepada Ketua MRP Papua Pegunungan Agus Nikilik Hubi, Kamis (30/10) (Dok KNPI Papua Pegunungan)
WAMENA – Sejumlah organisasi kepemudaan di Papua Pegunungan mengecam tindakan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua yang membakar mahkota cenderawasih milik warga. Mereka menilai tindakan tersebut sebagai bentuk kekerasan budaya sekaligus upaya sistematis untuk menghapus simbol identitas orang asli Papua.
Dalam aksi reflektif yang digelar di Wamena, DPD I KNPI Papua Pegunungan, Pemuda Adat Papua Pegunungan, dan OKP Cipayung menyerahkan pernyataan sikap, rekomendasi, dan draf usulan Raperdasus tentang Perlindungan Satwa Endemik, Aksesoris, dan Simbol-Simbol Budaya Papua kepada Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Pegunungan.
Ketua DPD I KNPI Papua Pegunungan, Dolpinus Weya, A.Md.Sos, menyebut pembakaran mahkota cenderawasih sebagai tindakan yang melukai martabat orang Papua. Mahkota cenderawasih bukan sekadar hiasan namun merupakan simbol kehormatan, kebijaksanaan, dan spiritualitas masyarakat adat.
“Saat dibakar, itu berarti identitas dan martabat kami juga ikut dibakar, tindakan BBKSDA dengan dalih penegakan Undang-Undang Konservasi Sumber Daya Alam justru menunjukkan ketimpangan hukum,”ungkapnya Kamis (30/10) di Wamena.
Page: 1 2
Di luar ruangannya, puluhan taksi konvensional (angkot) berwarna putih berbaris rapi di bawah bayang-bayang bangunan…
Kepala Bea Cukai Jayapura, Fungki Awaludin, mengatakan pemusnahan dilakukan berdasarkan Surat Persetujuan Pemusnahan dari Menteri…
lub Persipura Jayapura merupakan salah satu tim yang memiliki prestasi cukup mentereng pada kompetisi sepakbola…
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, mengungkapkan berdasarkan data sementara yang mereka…
Kapolres menyampaikan, peristiwa tersebut diduga dilakukan oleh sekelompok Orang Tidak Dikenal (OTK) di lokasi penambangan…
Polres Jayapura berhasil mengamankan seorang terduga pelaku kasus kecelakaan lalu lintas tabrak lari yang menyebabkan…