

Rombongan Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE, MSi saat disambut oleh warga di sela-sela peresmian honai di Kampung Adat Aikima, Distrik Pisugi Kabupaten Jayawijaya, Selasa, (31/1), kemarin. (FOTO:Denny/ Cepos)
WAMENA– Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, memastikan pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB), Tahun 2023, telah dianggarkan dalam program dan kegiatan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, SE, MSi menyatakan, tahun lalu, pihaknya tidak memiliki anggaran untuk pelaksanaan iven ini, karena anggaran itu telah diplotkan untuk penanganan Covid-19, namun tahun ini, kembali digelar setelah pemerintah anggarkan.
“Tahun ini FBLB kembali dilaksanakan, kita menyiapkan anggarannya dalam APBD 2023,” ungkapnya, Selasa (31/1) kemarin.
Menurutnya, dalam penyerahan DPA kemarin, anggarannya sudah termuat dalam dokumen tersebut oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, kelasnya bukan mini lagi, artinya iven tahunan dari Pemkab Jayawijaya ini akan melibatkan pemerintahan distrik dan kampung.
Ia juga memastikan, biaya pelasksanaan FBLB ini sudah dituangkan bersama dengan biaya promosi objek wisata yang ada di Lembah Baliem agar bisa dipromosikan keluar daerah, untuk lokasi, pemerintah akan melihat tempat yang benar –benar bagus guna mengundang daya tarik dari turis manca negara dan lokal.(jo/tho)
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pihak sekolah yang…
Wali Kota juga meminta Dinas Sosial Kota Jayapura untuk terus melakukan pemantauan terhadap seluruh…
Ia menegaskan bahwa eksekusi tidak dapat dilaksanakan apabila lokasi dan luas tanah yang dimaksud…
Menurut Abisai, kekayaan budaya, adat istiadat, serta tradisi masyarakat adat yang masih terjaga hingga…
Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…
Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…