

Petugas dapur SPPG Kodim 1707/Merauke saat menyiapkan MBG bagi anak-anak di 7 sekolah yang dilayani beberapa waktu lalu (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE- Memasuki tahun kedua pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG), masuk banyak sekolah di Kabupaten Merauke terutama anak-anak yang ada di pinggur kota apalagi yang ada di pedalaman yang belum mendapatkan MBG tersebut.
Jangankan di pinggir kota atau jauh di pedalaman, sejumlah sekolah di dalam Kota Merauke saja belum mendapatkan MBG tersebut.
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengatakan belum mendapatkan data terakhir sudah berapa sekolah yang telah mendapatkan MBG di Kabupaten Merauke tersebut, sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama pihaknya akan segera melakukan rapat koordinasi untuk melakukan evaluasi guna memastikan jumlah sekolah dan siswa yang telah mendapatkan MBG tersebut.
‘’Kita akan rapat evaluasi untuk mengecek progress dari waktu ke waktu. Karena saat ini juga dari pusat sesuai arahan yang ada terus melaksanakan target-target yang sudah ditetapkan,’’ jelasnya.
Awalnya, ungkap bupati Yoseph Bladib Gebze, untuk Kabupaten Merauke ditargetkan 16 dapur SPPG. Namun apakah target tersebut sudah mencapai atau belum, bupati mengaku belum mendapatkan data. Karena pengelolaan dapur SPPG ini dilakukan langsung oleh pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN). ‘’Mudah-mudahan kita capat target 16 dapur SSPG itu di waktu yang akan datang,’’ katanya.
Namun untuk daerah-daerah yang cukup jauh dari kota, lanjut Bupati Yoseph Bladib Gebze, pihaknya akan mengusulkan agar pendekatannya dilakukan sesuai konteks yang ada di Papua lebih khusus di Merauke.
Page: 1 2
Udang Selingkuh Wamena adalah lobster air tawar endemis Papua yang secara ilmiah termasuk dalam Cherax…
Dialog tersebut mengusung tema "Generasi Muda, Identitas, dan Realitas Sosial. Wagub Paskalis mengemukakan banyak masyarakat…
Medical Klinik pertama milik orang asli Papua kini hadir di Merauke seiring dengan peresmian dan…
Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pemuda berinisial EK (18) di Kampung Bilogai,…
Ramainya perbincangan warganet di media sosial terkait rencana kehadiran Bajaj di Papua mendapat tanggapan dari…
Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan meminta maaf kepada keluarga korban dan korban terdampak…