

Tim Opsnal Rajawali saat akan menurunkan pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) di Jalan Kudamati Merauke, Kamis, (27/4), kemarin. (FOTO:Sulo/Cepos)
MERAUKE- Pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) berinisial YP yang sering meresahkan warga di Jalan Kudamati, Kelurahan Kamundu Merauke berhasil ditangkap oleh Tim Opsnal Rajawali, dipimpin langsung Kasat Reskrim Iptu Haris Baltasar Nasution, STK, SIK, Kamis (27), kemarin.
Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Kasi Humas AKP Ahmad Nurung, SH menjelaskan, pelaku melakukan aksinya terhadap seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), Senin (24/4).
Saat ditangkap, remaja tersebut tidak bisa berkutik dan hanya pasrah digelandang ke kantor polisi. “Saat itu pelaku bersembunyi di rumahnya dan saat ditangkap tanpa perlawanan dari pelaku,” katanya.
Selain pelaku, petugas juga turut membawa barang bukti berupa 1 unit handphone ke Mapolres guna proses pengembangan penyelidikan. Dengan demikian, kasus yang tergolong dalam pencurian dengan kekerasan itu bisa mendapat titik terang.
“Saat ini pelaku masih diperiksa oleh penyidik Unit Pidana Umum guna mempertanggugjawabkan perbuatannya. Demikian juga korban maupun saksi-saksi,” ujarnya.
Dijelaskan, kasus Curas yang menimpa seorang IRT itu terjadi di Jalan Kudamati, sekitar pukul 07.30 WIT. Setelah kejadian, korban lalu membuat laporan polisi di SPKT Polres Merauke guna menangkap pelaku.
Setelah melakukan koordinasi, tim Opsnal bergerak menuju TKP dan mencari informasi dari masyarakat setempat. Tak lama setelah itu, pelaku berhasil ditangkap dan diamankan ke Mapolres Merauke guna proses hukum lebih lanjut. (ulo/tho)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…