Categories: NASIONAL

Polres Jeneponto Diserang, Seorang Anggota Tertembak

JAKARTA— Polres Jeneponto diserang orang tidak dikenal dini hari kemarin (27/4). Pelaku diperkirakan sebanyak 100 orang melakukan pelemparan bom Molotov dan batu. Bahkan, diduga terdapat tembakan dari arah pelaku. Seorang personel Polres Jeneponto Bripka M mengalami luka tembak di perut. Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) belum bisa memastikan siapa pelaku penyerangan.

Namun begitu, sehari sebelumnya diketahui terjadi pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh anggota Reskrim Polres Jeneponto terhadap dua anggota TNI, yakni Pratu Irsan dan Prada Amran. Pratu Irsan mengalami luka sobek di bawah mata, hidung bengkok, dan luka di bagian kaki.

Terdapat dua video yang beredar terkait penyerangan tersebut, dalam salah satu video tampak banyak orang mencoba menerobos pagar Polres Jeneponto. Terdengar pula teriakan-teriakan untuk membakar. Terlihat beberapa orang melakukan pelemparan batu. Terdapat api yang diduga berasal dari Bom Molotov.

Dalam kejadian itu diduga terjadi tembakan dari arah pelaku penyerangan ke polres, yang membuat seorang personel Polres Jeneponto Bripka M mengalami luka tembak di bagian perut. Belum diketahui dengan pasti siapa pelaku penembakan.

Kabidhumas Polda Sulsel Kombespol Komang Suartana menuturkan, penyerangan dilakukan Kamis dini hari, kondisi Polres Jeneponto mengalami kerusakan, terutama di ruang pelayanan SKCK, Ruang Propam dan Ruang Identifikasi. Kerusakan akibat lemparan batu dan bom Molotov. ”Sekarang situasi telah kondusif,” ujarnya.

Untuk korban berinisial Bripka M sedang dirawat di rumah sakit. Kondisi terakhir korban sudah menjalani operasi. ”Sekarang masih dirawat di intensive care unit (ICU),” ujarnya dihubungi Jawa Pos kemarin.

Menurutnya, hingga saat ini pelaku penyerangan belum diketahui. Masih dalam penyelidikan untuk mengetahui kelompok yang melakukan penyerangan. ”Belum diketahui,” paparnya saat dihubungi Jawa Pos kemarin.

Saat ditanya apakah informasi yang beredar bahwa anggota TNI yang melakukan penyerangan, dia menjawab masih dilakukan pendalaman. ”Masih didalami,” tuturnya. Namun begitu, Kapolda Sulsel Irjen Setyo Boedi Moempoeni langsung mengunjungi Polres Jeneponto untuk memberikan pengarahan.

Ada sejumlah arahan dari Kapolda kepada personel Polres Jeneponto. Dia mengatakan bahwa Kapolda meminta moril personel untuk ditingkatkan, pelayanan terhadap masyarakat tetap dilaksanakan, dan peningkatan sinergitas dengan TNI. ”Itu arahan dari Kapolda saat di Polres,” jelasnya.

Sementara berkaitan dengan peristiwa perusakan Polres Jeneponto yang diduga dilakukan oleh sejumlah oknum prajurit TNI, Mahfud juga belum bersedia menyampaikan banyak hal. ”Saya belum dapat laporan rinci. Sehingga tidak dapat menanggapi itu,” kata dia. Serupa, pihak Mabes TNI AD pun belum banyak memberikan keterangan. ”Kami juga sedang menyelidiki kebenaran kejadian itu,” ungkap Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Hamim Tohari kemarin. (idr/syn)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

24 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

1 day ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

1 day ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

1 day ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

1 day ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

1 day ago