Dikatakan, selain pencarian dilakukan oleh Tim SAR gabungan, pihaknya juga telah meminta bantuan kepada Keamanan Laut (Kamla) dan Radio Pantai untuk kapal-kapal yang melintasi lokasi kejadian untuk memantau dan melaporkan jika menemukan sesuatu di sekitar lokasi lintasan kapal. Namun juga masih nihil. Termasuk minta bantuan kepada Konsulat RI di PNG untuk mmebantu meneruskan kepada pihak-pihak yang ada di PNG namun hasilnya juga masih nihil.
Sekadar diketahui, KM Bintang Laut tersebut dilaporkan tenggelam pada 20 Januari 2026 sekira pukul 13.00 WUT setelah dihantam gelombang tinggi. Dari 19 awak kapal, 12 diantaranya berhasil ditemukan selamat. Sementara 1 ditemukan meninggal dunia. Sedangkan 6 ABK lainnya dinyatakan hilang. Ke-6 ABK tersebut yakni Muhammad Rifai, Syahrul Ramdani, Lukman Hidayat, Sabriansyah, Tri Novianto, dan Dede Insan Permana. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…
Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…
Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…
Menurutnya, jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang tidak sebanding dengan jumlah steward yang disiapkan…
Penanganan kasus pembunuhan Bripda Juventus Edowai yang memicu kericuhan di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret…
Dalam kunjungan tersebut Ketua DPR Papua Denny Bonai didampingi Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni…