

Penumpang KM Tatamailau yang turun dari kapal saat kapal milik PT Pelni tersebut tiba dan sandar di Pelabuhan Umum Merauke, sekitar pukul 19.30 WIT. ( Sulo/Cepos)
MERAUKE– KM Tatamailau yang masuk dan sandar di Pelabuhan Merauke pada Kamis (21/12/2023) sekitar pukul 17.30 WIT membawa lebh dari 700 penumpang dan mengangkut kembali lebih dari 1.200 penumpang dengan berbagai tujuan mulai Kabupaten Asmat, Timika, Tual sampai Bitung, Provinsi Sulawesi Utara.
‘’Jumlah yang turun lebih dari 700 penumpang dan yang akan berangkat sekitar 1.200 orang,’’ kata Kepala Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Merauke Capt. Julivan Ch. L. Salindero, kepada wartawan didampingi Kapolsek Kawasan Pelabuhan Merauke AKP I Made Sudharma dan Kepala Pelindo IV Cabang Merauke Anthonius Dianserai Marani, kepada wartawan disela-sela pengamanan kedatangan dan keberangkatan kapal tersebut oleh Posko Natal dan Tahun Baru Pelabuhan Umum Merauke, Kamis (21/12/2023).
Julivan Salindero menjelaskan bahwa kedatangan KM Tatamailau ini merupakan puncak Mudik Nataru untuk Pelabuhan Merauke dengan jenis kapal putih milik PT Pelni tersebut. Karena kapal ini merupakan yang terakhir masuk sampai perayaan Natal 25 Desember 2023.
‘’Tidak ada kapal putih yang masuk kecuali kapal perintis,’’ jelasnya. Sementara untuk kapal perintis yang disiapkan untuk melayani masyarakat yang akan melakukan mudik Nataru tersebut sebanyak 11 kapal. Kapal perintis tersebut melayani bagian Selatan Papua.
‘’Tujuan dari Posko Nataru adalah untuk memperlancar perjalanan dari masyarakat kita yang akanmelakukan mudik Nataru maupun yang masuk Merauke,’’ katanya.
Hal yang sama disampaikan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Merauke AKP I Made Sudharma, yang selain melakukan pengamanan dan memperlancar penumpang yang datang dan berangkat, juga melakukan pengawasan terhadap barang-barang ilegal yang dibawa oleh penumpang dari kapal tersebut.
Dari pantauan media ini, penumpang yang turun dari KM Tatamailau tersebut berjalan lancar. Polisi hanya menemukan adanya penumpang yang membawa Miras Sopi dalam plastik putih sekitar 2 liter yang dimasukan dalam koper. (ulo)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…
Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…
Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…
Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…