Categories: MERAUKE

Di Meruke, Seorang Mahasiswi Digilir 3 Pemuda

MERAUKE– Di hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2022, seluruh warga negara Indonesia merayakannya dengan beragam cara. Namun bagi seorang mahasiwi di Merauke, sebut saja Bunga, bukan nama sebenarnya, hari tersebut menjadi tak menyenangkan dan sulit terlupakan bagi korban. Pasalnya, di hari itu, sekitar pukul 00.30 WIT, korban diperkosa secara bergilir oleh 3 pemuda di belakang salah satu pesantren.

   Kapolres Merauke, AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Kasie Humas Iptu Bambang Soetrisno membenarkan laporan pemerkosaan yang dialami korban. Dari 3 pelaku tersebut, lanjut Kasie Humas, 2 diantaranya dikenal korban berinisial  Fr dan K. Sedangkan satu pelaku lainnya tak dikenal korban.

  Kronologi kejadianya, ungkap Kasie Humas, berawal  pada Selasa (16/8) sektar pukul 21.30 WIT, korban berada di pameran pembangunan dan hiburan malam dalam rangka HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang dilangsungkan di Alun-alun Monumen Kapsul Waktu,  Jalan Brawijaya Merauke. Korban kemudian bertemu dengan terlapor K dan temannya Fr. Kemudian K dan Fr mengajak korban  jalan ke Lingkaran Brawijaya (Libra). Korban bersedia lalu berboncengan tiga dengan menggunakan   motor yang dikendarai oleh Fr. Sementara duduk di bagian tengah. Sedangkan duduk paling  belakang pelaku K.

   Setibanya  di Libra, ternyata pelaku Fr tidak menghentikan motornya melainkan langsung menuju ke TKP. Korban saat itu sempat berontak, namun pelaku K selalu membujuk sehingga korban menurut. Setelah tiba di TKP, korban langsung diseret paksa oleh pelaku K dengan cara menarik kedua tangan korban. Sementara pelaku Fr bersama ke-4 temannya mengikuti dan salah seorang temannya mengancam korban dengan parang agar korban ikut.

‘’Saat itu, pelaku K meminta untuk bersetubuh dengan korban, namun korban menolak dan meminta diantar pulang. Tapi pelaku K mengancam dengan parang diarahkan di bahu kiri korban. Karena  ketakutan, membuat pelaku K dengan mudah melucuti  pakaian korban,’’ katanya.

Pelaku K lebih dulu menyetubuhi korban, kemudian pelaku Fr dan seorang teman dari Fr. Saat orang keempat yang akan menyetubuhi korban, pelaku K yang merasa kasihan kemudian menyuruh korban melarikan diri, sehingga korban melarikan diri.  ‘’Kasus ini sementara ditangani pihak PPA Reskrim,’’ tandas Kasie Humas. (ulo/tho)    

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Hari Kedua Pencarian, 4 Nelayan Hilang Kontak di Perairan Atuka Belum Ditemukan

Menggunakan Rigid Bouyancy Boat (RBB) 600 PK, tim menyisir perairan Puriri sejauh 11 mil laut…

20 hours ago

PNG Semakin Perberat Hukuman bagi Nelayan Indonesia

Rekianus mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Port Moresby…

21 hours ago

Kasus Penipuan Loker di Mimika, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan penipuan lowongan…

22 hours ago

BNN Mimika: Tembakau Sintetis Marak di Kalangan Pelajar

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mimika mencatat tren penyalahgunaan narkotika kini marak menyasar kalangan pelajar…

23 hours ago

Kemenkes Gandeng Pemprov Papeg, Buka Layanan Jantung Hingga Kanker

Kerja sama tersebut melibatkan Kementerian Kesehatan, 14 rumah sakit rujukan nasional, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan,…

1 day ago

Polisi Selidiki Kebakaran Rumah di Kelurahan Kelapa Lima

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.30 WIT. Piket Satreskrim menerima laporan mengenai terbakarnya rumah milik…

1 day ago