Categories: MERAUKE

Bupati Merauke Keluarkan Instruksi Terkait Penanggulangan PMK

MERAUKE- Bupati Merauke, Drs Romanus Mbaraka, MT, resmi mengeluarkan instruksi dalam rangka pengendalian dan penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak di Kabupaten Merauke.

   Surat instruksi tersebut bernomor 01/Instr/Bup/Mrk/2022 yang ditujukan kepada 10 lembaga di lingkungan Pemkab Merauke maupun vertikal, diantaranya sekretairat daerah, Dishub,  PTSP, Perindakop, Satpol BPBD, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, Stasiun Karantina Pertanian, Badan Urusan Logistik Kabupaten Merauke dan Kepala Loka POM Merauke untuk melakukan pelarangan sementara pemasukan ternak sapi, kerbau, kambing dan babi serta  produk asal ternak yakni daging, susu, semen dan kulit dari daerah tertular PMK ke Kabupaten Merauke.

‘’Kalau ini tidak dikendalikan dan diwaspadai, maka bukan hal tidak mungkin PMK ini bisa masuk ke daerah kita yang tentunya sangat merugikan, terutama masyarakat kita,’’kata Asisten III Sekda  Kabupaten Merauke, Jeremias Ndiken, S.Sos saat membuka sosialisasi terkait dengan PMK dan instruksi bupati  tersebut kepada para asosiasi ternak, termasuk Puskeswan di Auditorium Kantor Bupati Merauke, Rabu (25/5). 

Jeremias Ndiken menjelaskan, sampai Rabu (25/5),  PMK ini telah menyebar di 16 provinsi dan 82 kabupaten dengan total hewan ternak yang mati 5 juta. Sementara di Merauke, selain ternak sapi, kerbau, kambing dan babi juga ada rusa yang harus dilindungi dari penyakit tersebut.

Karena itu, kepada intansi terkait yang punya kewenangan dalam  pengawasan lalu lintas ternak tersebut untuk tidak memberi ruang kepada siapapun yang akan mendatangkannya Merauke.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan, Martha Bayu Wijaya mengungkapkan, daerah yang masih bebas dari PMK tersebut adalah Sulawesi, Maluku dan Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

Ditambahkan, populasi ternak sapi  di Kabupaten Merauke sata ini mencapai sekitar 41.000 ekor, mengalami kenaikan sekitar 10.000 ekor dibandingkan 15 tahun lalu. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Wamen HAM: Papua Bukan Tanah Kosong

Menurutnya, selama ini pembangunan di Papua belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat. Ia menilai…

1 hour ago

PSN Tak Bisa Langsung Ditolak atau Diterima

Menanggapi hal itu, Anggota DPR Papua, Alberth Merauje menegaskan bahwa persoalan PSN tidak dapat serta-merta…

2 hours ago

18 Tahun ‘Disclaimer’, Pemkab Waropen Akhirnya Raih Opini WDP dari BPK

Pemerintah Kabupaten Waropen mengukir sejarah baru dalam tata kelola keuangan daerah. Setelah selama 18 tahun…

2 hours ago

Pangdam XXIV Mandala-Trikora Minta Diundang Nobar Pesta Babi

Pangdam menengaskan, pihaknya tidak melakukan pelarangan ketika ada yang mau putar dan nonton bareng. Bahkan…

7 hours ago

Di Balik Hangatnya Herbal Kemasan, Ada Risiko untuk Hati

Salah satu bahan yang memberikan rasa hangat dan aroma khas pada banyak obat herbal kemasan…

8 hours ago

Sambangi Jayapura, Dedi Mulyadi Ingatkan Pembangunan Jangan Hilangkan Identitas

Ya, pria yang biasa disapa Bapa Aing ini menyambangi Kota Jayapura untuk mengikuti kegiatan Konferensi…

12 hours ago