

Petugas Karantina Pertanian Merauke saat melakukan pemeriksaan inti kelapa sawit yang yang akan dikirim ke Bontang, Kaltim, Minggu, (26/2), kemarin. (FOTO: Karantina Pertanian Merauke for Cepos)
MERAUKE – Badan Karantina Pertanian melalui Karantina Pertanian Merauke melakukan pemeriksaan inti kelapa sawit atau palm kernel yang akan diberangkat ke Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim).
“Betul, ada permohonan 2.150 ton. Petugas sudah berangkat ke Asikie, Boven Digoel memeriksa kernel di gudang dan mengawasi saat pemuatan di kapal,” kata Abdul Rasyid, selaku Koordinator Fungsional Karantina Tumbuhan dalam keterangannya, Minggu (26/2), kemarin.
Pemeriksaan yang dilakukan Karantina Pertanian untuk memastikan media pembawa aman dan bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).
“Setelah diamati, tidak ditemukan adanya gejala OPTK. Inti kelapa sawit diterbitkan Sertifikat Kesehatan Tumbuhan Antar Area (KT-12) dan dapat dikirim ke Bontang menggunakan KM. AK,” jelas Harry Soloman, seusai melakukan pemeriksaan.
Kepala Karantina Pertanian Merauke Cahyono mengatakan, setiap komoditas pertanian maupun produk turunannya yang ingin dilalulintaskan harus dilengkapi dengan sertifikat yang diterbitkan Karantina Pertanian.
“Karena sebelum dikirim diperiksa terlebih dahulu oleh petugas Karantina dilapangan. Agar tidak ada HPHK dan OPTK yang tersebar,”tambah Cahyono. (ulo/tho)
Fakhiri menegaskan, penguatan regulasi Otonomi Khusus menjadi penting agar pembangunan di Papua tetap berjalan meski…
Ketiga terdakwa tersebut yakni J. Victor Davis yang merupakan pilot dari pesawat Piper PA 23-250…
Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…
Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…
Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…