Categories: MERAUKE

BWS  Papua Merauke Sabet Juara Pertama Nasional

MERAUKE–   Balai Wilayah Sungai Papua  Merauke  untuk pertama kalinya  berhasil  menjadi juara I secara nasinonal  tahun 2020 dalam   pembinaan  Program Percepatan  Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI).

   Kepala  Balai Wilayah Sungai Papua Merauke Yulianus Mambrasar, S.ST, M.Si, MT mengungkapkan bahwa juara   pertama secara nasional yang diperoleh  BWS Papua Merauke  ini merupakan prestasi puncak.

Para peserta  P3A   saat mengikuti penutupan  pelatihan yang digelar Balai Wialyah Sungai Papua, Merauke, Jumat (25/9) kemarin. (Sulo/Cepos)

   “Kalau  tahun-tahun sebelumnya kita  tidak berada dalam   prestasi  puncak seperti ini.  Tapi hanya berada dalam zona aman atau standar. Tapi puji  Tuhan,  sekarang  kita  menjadi  juara pertama secara nasional. Jadi ini merupakan kebanggaan  tersendiri bagi kami,’’ kata  Yulianus  Mambrasar saat menutup  pelatihan  bagi petugas  Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), kemarin.

  Dikatakan,   yang menjadi  penilaian sehingga  BWS Papua Merauke  menjadi juara 1 Nasional   dari P3-TGAI tersebut    terkait dengan penyerapan tenaga kerja,  penyerapan keuangan dan fisiknya serta proses  pelaksanaan di lapangan. “Itu semua 100 persen dan   minggu  ini semuanya selesai,” terangnya.

   Dengan prestasi   tersebut, lanjut Yulianus Mambrasar, jika tahun  2020 ini   pihaknya  hanya mendapatkan 46 ditambah 25 kelompok  untuk  program P3-TGAI  tersebut  maka  tahun  depan  menjadi 120 kelompok.    

   Sementara  kaitannya dengan pelatihan  yang berlangsung selama 3 hari itu,  Yulianus Mambrasar, S.ST, M.Si, MT,    mengungkapkan  bahwa pelatihan  yang dilakukan ini  tak lain untuk  meningkatkan  kemampuan dan kapasitasnya serta  memberikan   informasi -informasi yang baru   baik dari pemerintah pusat lewat para  narasumber maupun  terkait dengan kelembagaan agar  mereka  (P3A) bisa mengatur  kelembagaanbya dengan baik kedepan.  Dikatakan, P3A adalah petani pemakai air irigasi, dimana  P3A ini dapat mengelola air  irigasi tersebut.  ‘’Kelompok  P3A ini  berhak mengelola, memakai dan pengaturan terkiat dengan  air irigasi,’’ jelasnya.   (ulo/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

8 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

16 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

17 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

19 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

20 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

21 hours ago