

Johan Makaba Rantetampang, ST (foto: Sulo/Cepos)
MERAUKE – Pemerintah Kabupaten Merauke pada tahun 2024 ini akan membangun sedikitnya 63 unit bantuan rumah bagi Orang Asli Papua (OAP). Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Merauke Johan Makaba Rantetampang ST, mengungkapkan, pembangunan 63 unit rumah tersebut saat ini sedang berjalan dengan masa kerja sesuai dengan kontrak selama 4 bulan kedepan. Seluruh paket dilakukan melalui pelelangan.
‘’Sementara ini pembangunannya sedang jalan dengan masa kerja sesuai dengan kontrak selama 4 bulan kedepan. Kalau dilihat dengan waktu yang ada, bisa selesai sebelum akhir tahun dan rumah yang dibangun adalah rumah semi permanen dengan ukuran tipe 36,’’ katanya.
Johan mengungkapkan, ke-63 unit bantuan rumah ini dibangun di 11 kampung lokal. Seluruh penerima adalah orang asli Papua. ‘’Karena sumber dananya juga dari Otsus Papua,’’ katanya.
Johan Makaba Rantetanpang menambahkan seluruh rumah yang dibangun tersebut didirikan diatas lahan penerima bantuan. ‘’Jadi sebelum dibangun terlebih dahulu dilakukan penentuan titik. Setelah itu kita memastikan bahwa rumah yang dibangun itu benar-benar diatas lahannya. Kalau di dalam kota, tanahnya bersertifikat. Ini untuk menghindari adanya gugatan bagi setiap penerima bantuan rumah,’’ imbuhnya. (ulo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Rakor tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menekan angka…
Dimana, untuk membendung laju kejahatan terhadap satwa liar tersebut, BBKSDA Papua secara masif menggalakkan program…
Tiga aparatur sipil negara (ASN) yang sebelumnya terlibat dalam politik praktis telah diberhentikan dari statusnya…
Persipura dan Garudayaksa FC bermain 1-1, gol Persipura dicetak oleh talenta muda Lazarus Sinim. Meski…
Juru taktik Persipura, Andri Ramawi mengaku kedua pemain impornya sangat cepat beradaptasi. Pemain asal Argentina…
Aksi saling serang menggunakan batu, botol kaca, hingga balok kayu memaksa para pengguna jalan…