Categories: METROPOLIS

Jumlah Mahasiswa Baru Uniyap Turun 30%

Peminat USN Melejit

JAYAPURA– Rektor Universitas Yayasan Pendidikan Islam Jayapura, Mundi B. Ibrahim, mengatakan jumlah mahasiswa baru yang mendaftar di Universitas tersebut tahun ini turun sekitar 30% dari sebelumnya.

Sementara, di Universitas 10 November (USN) Papua, justru pendaftarnya meningkat.

“Tahun ini cukup menurun sampai saat ini baru 300-an di gelombang pertama yang sudah mendaftar dan kita masih membuka gelombang berikutnya.  Terjadi penurunan sekitar 30% dari tahun-tahun sebelumnya,”kata Rektor Uniyap Papua,  B. Ibrahim, Selasa (23/7).

Dia mengatakan penurunan ini lebih disebabkan karena faktor ekonomi terutama dari orang tua mahasiswa yang tidak lagi mampu untuk membiayai pendidikan di tingkat universitas.

Setiap tahun sebelumnya biasanya jumlah mahasiswa baru yang mendaftar mencapai 900 sampai 1000 orang. Namun tahun ini berkurang. Tak sampai disitu, bahkan ada juga beberapa mahasiswa yang sudah kuliah  justru mengajukan cuti, juga sama disebabkan karena masalah ekonomi.

Namun demikian pihaknya masih optimis, tahun ini bisa menerima pendaftaran mahasiswa baru sampai 700 bahkan 800 orang.  apa lagi saat ini pendaftaran masih dibuka untuk gelombang kedua.  “Ada juga yang sudah kuliah mereka minta cuti akibat karena itu,”katanya.

Sementara itu Universitas 10 November Jayapura juga melakukan penerimaan mahasiswa baru tahun ini.  Namun jumlah pendaftar di tahun ini justru meningkat.

“Untuk antusiasme masyarakat tahun ini  meningkat terutama pasca penyebaran covid 19,” kata Pembantu Rektor, USNP, Heru Sutejo.

Dijelaskan, program beasiswa KIP dari Kementerian Pendidikan Republik Indonesia juga turut mempengaruhi banyaknya jumlah pendaftar atau mahasiswa baru di kampus tersebut.  Sebagian besar peserta baru ini berminat untuk melanjutkan pendidikan tinggi di bidang ilmu komputer. Apalagi jurusan komputer di kampus itu merupakan yang terbaik di Papua.

“Penyaringan untuk penerimaan mahasiswa baru yang mendaftar melalui jalur beasiswa.  Banyak itu diprioritaskan untuk orang asli Papua sebanyak 85%,”katanya.

Hingga saat ini jumlah pendaftar baru sudah mencapai lebih dari 300 orang sementara itu kota yang disiapkan untuk mahasiswa baru sebanyak 350 orang. (roy/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Tiap Kampung Adat Punya Ciri Khas, Tidak Bisa Dijual Sembarangan

Sesekali, ketika lelah menyapa, beberapa mama berdiri, menggoyangkan tubuh mengikuti irama musik, tawa pecah seketika.…

16 hours ago

Kantor Dipalang, Pelayanan Dialihkan ke Rumah Pribadi

Kantor Distrik Sentani kembali dipalang oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, Kamis (23/4). Aksi…

18 hours ago

Berharap Ada Anak Selatan Papua Masuk Pembinaan Timnas Futsal

Seleksi dilakukan langsung Pelatih Kepala Timnas Futsal Putra Indonesia Hector Souto. Pelatih asal Spayol ini…

19 hours ago

BBPJN Tangani Longsor di Ruas Jalan Trans Papua Segmen Yetti-Mamberamo

Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Balai Jalan (PJN) Wilayah II pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional…

20 hours ago

KONI Audiens denan Gubernur Papsel Bahas Persiapan Pra-PON

Audiensi tersebut untuk membahas persiapan menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) sekaligus menyampaikan laporan persiapan…

21 hours ago

Respon Cepost Polres Jayapura Bongkar Pemalangan

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Jayapura Iptu Slamet…

22 hours ago