Categories: MERAUKE

Hadapi PON XX, Stok Bapok Aman

MERAUKE-Kebutuhan  bahan kebutuhan pokok  dan bumbu dapur  menjelang  dan saat pelaksanaan PON XX di Merauke dipastikan meningkat tajam.  Meski begitu,  masyarakat maupun  panitia khususnya bagian konsumsi  tidak perlu takut kekurangan apalagi kehabisan stok. Pasalnya, stok  Bapok dan bumbu dapur  menjelang  pelaksanaan PON XX di Merauke aman. 

  “Untuk stok bapok dan bumbu dapur menghadapi  pelaksanaan PON di Merauke  sangat aman,’’ kata Plt  Kepala Disperindag  Kabupaten Merauke  Erick Rumlus, S.Sos, melalui  Kasi Bina Usaha dan Perdagangan Disperindag Kabupaten Merauke Erna saat ditemui diruang kerjanya,  Kamis (23/9).  

  Erna menjelaskan,  misalnya untuk beras tidak jadi masalah karena Merauke merupakan lumbung pangan beras. Bahkan petani sering  mengalami  kesulitan pemasaran. Begitu juga untuk telur ayam,  saat ini  stoknya sudah  sangat aman.  Karena produksi  telur lokal Merauke sudah melimpah.  Bahkan  untuk telur ayam dari Surabaya  tidak didatangkan lagi setelah peternak ayam telur di Merauke sempat diserang flu burung. 

   “Tapi  sudah normal kembali. Bahkan untuk satu peternak telur di Merauke  bulan lalu itu stok telurnya masih sisa 5.000 rak belum terjual. Kalau  sebelumnya  masih banyak pengiriman ke kabupaten pemekaran seperti Boven Digoel, sekarang ini di sana sudah ada petelur lokal. Sehingga kalau  masih ada yang dikirim ke sana tidak sebanyak yang lalu-lalu,’’ terangnya. 

   Untuk  ayam  beku,  Erna, Erna mengaku bahwa   pengiriman dari Surabaya  melalui tol laut saat ini cukup  lancar sehingga tidak perlu ada yang dikuatirkan. “Kalau  untuk daging sapi,  sangat cukup dari peternak  sapi kita yang ada di Merauke. Saat ini harga tertinginya  Rp 120.000 perkilo untuk daging bagian  paha belakang,” jelasnya.  

   Bagaimana dengan bumbu dapur  seperti Cabe Rawit,  Erna menjelaskan bahwa saat ini stoknya sangat cukup. Bahkan harganya  sangat terjangkau  yakni Rp 15.000 perkilo saat ini.  “Produksi cukup banyak tapi kapal ke pedalaman seperti Asmat  tidak ada membuat harga Cabe jatuh,’’ terangnya.  

  Yang sedikit menipis adalah ikan  beku yakni Cakalang,  Layang dan Bandeng. ‘’Tapi  untuk  PON  XX, kemungkinan  panitianya datangkan sendiri dari luar . Informasi bahwa untuk ikan yang digunakan khusus jenis Kakap,’’ tandasnya. (ulo/tri) 

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Target Tahun 2028, Matangkan Persiapan dari Administrasi, Regulasi hingga Anggaran

Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…

1 day ago

Rawan Cerai, Anak Muda Jangan Buru-buru Menikah

Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…

1 day ago

Jelang Kunjungan Mendagri Kabupaten Jayapura Benahi Wajah Daerah

Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…

1 day ago

Warga Diminta Kesadaran Bayar Retribusi Sampah

Untuk mendukung operasional pengangkutan sampah tersebut, pemerintah menetapkan biaya retribusi. Pares menekankan bahwa nilai nominal…

1 day ago

Temukan Kecurangan Distribusi BBM, Warga Diminta Lapor

rea Manager Communication Relations and CSR Papua Maluku Ispiani Abbas mengimbau masyarakat untuk turut berperan…

1 day ago

Kebobolan, Sejumlah Tahanan Lapas Abepura Kabur

Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…

2 days ago